Senin, 08 Jun 2026 04:36 WIB

Nelangsa...Persela Lamongan Bubarkan Pemain Imbas Kompetisi Mandek

Sesi latihan terakhir Persela Lamongan sebelum pemain di bubarkan dan dipulangkan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sesi latihan terakhir Persela Lamongan sebelum pemain di bubarkan dan dipulangkan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mandeknya Liga 2 dan 3 membuat sejumlah klub mati suri. Satu diantaranya, Persela Lamongan yang mulai membubarkan tim sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Para pemain yang sebelumnya menempati mess di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Lamongan Kota satu persatu mulai mengemas barangnya dan bertolak pulang ke daerah masing-masing.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Latihan sudah diliburkan, karena kan Liga 2 tidak lanjut. Kemarin yang rumahnya jauh-jauh (luar pulau) masih belum pulang. Tapi rencananya mereka juga pulang," kata Asisten Pelatih Persela, Ragil Sudirman, Selasa (17/1/2023).

Hal itu juga ditegaskan Pelatih Kepala Persela Lamongan, Budiardjo Thalib saat dihubungi awak media yang menegaskan perihal pembubaran tim.

"Iya mas, sudah dibubarkan kok," tegasnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, key player Persela Lamongan, Zulham Zamrun turut angkat bicara perihal kisruh pemberhentian liga 2 dan 3 di akun Instagram pribadinya. 

"Sebagai pemain, kami sangat membutuhkan kompetisi, karena di sanalah kami bisa menunjukkan apa yang kami punya," tulis Zulham.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Ia menambahi jika sepak bola baginya bukan sekadar hobi namun lebih dari itu adalah ladang nafkah. Banyak pihak yang terpukul dari pemberhentian ini seperti pemain, pelatih, dan staf.

"Di sisi lain, sepak bola adalah pekerjaan utama kami, yang kami gunakan untuk menghidupi keluarga kami," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.