Rabu, 17 Jun 2026 06:00 WIB

Melalui Musra Jatim, Mahasiswa ini Tolak Wacana Tiga Periode Jokowi

Bobi, salah satu mahasiswa yang hadir dalam Musra XIII Jatim di Grand City Surabaya (Foto: Tangkapan layar video)
Bobi, salah satu mahasiswa yang hadir dalam Musra XIII Jatim di Grand City Surabaya (Foto: Tangkapan layar video)

jatimnow.com - Penolakan atas wacana Presiden Jokowi tiga periode terus disuarakan. Termasuk dari perwakilan mahasiswa dalam Musyawarah Rakyat (Musra) XIII Jawa Timur di Grand City Surabaya, Minggu (15/1/2023) kemarin.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Bobi yang datang langsung ke Musra XIII Jatim tiba-tiba maju untuk menyampaikan aspirasinya. Dia menyampaikan penolakan wacana Presiden Jokowi tiga periode di depan ribuan relawan Jokowi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saya perwakilan mahasiswa tidak ingin panjang lebar, saya hanya ingin menyampaikan aspirasi saya, menolak usulan perpanjangan jabatan Pak Jokowi untuk maju periode ketiga," tegas Bobi melalui siaran tertulis yang disampaikan panitia, Senin (16/1/2023).

Menurut Bobi, perpanjangan masa jabatan bahkan penundaan Pemilu 2024 tidak sesuai dengan prinsip demokrasi. Justru hanya akan merusak citra Jokowi.

"Sayang sekali jika Pak Jokowi maju ke tiga periode," ujar Bobi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dia melihat kalau Jokowi sudah menunjukan kinerja yang sangat bagus selama dua periode menjabat presiden.

"Pak Jokowi sudah sangat bagus di dua periode ini," ungkap dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Bobi mengajak mahasiswa Surabaya dan masyarakat Jatim untuk menolak usulan rencana perpanjangan jabatan maupun penundaan Pemilu 2024.

Sementara dalam Musra XIII Jatim itu, beberapa nama mencuat untuk meneruskan Jokowi. Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.