Sabtu, 20 Jun 2026 01:01 WIB

Layanan Si Moli Cekat dari Mas Dhito untuk Pembudidaya Ikan di Kediri

Tim Si Moli Cekat melakukan tes kualitas air. (foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Tim Si Moli Cekat melakukan tes kualitas air. (foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk meningkatkan pelayanan bagi pembudidaya ikan di Kediri, Bupati Hanindhito Himawan Pramana menyediakan layanan Si Moli Cekat atau aksi keliling cek kualitas air tawar.

Kepala Dinas Perikanan, Nur Hafid menjelaskan bahwa Si Moli Cekat ini merupakan inovasi layanan pengecekan kualitas air bagi pembudidaya ikan di Kabupaten Kediri. Pembudidaya cukup mengirimkan pesan melalui instagram Dinas Perikanan, petugas akan datang ke lokasi.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

“Sesuai instruksi Mas Dhito, Si Moli ini merupakan bentuk permudahan pelayanan terhadap masyarakat. Si Moli ini juga merupakan aksi pencegahan terhadap penyakit yang menyerang air,” ujar Nur Hafid, Sabtu (14/1/2023).

Lebih lanjut Nur Hafid menjelaskan, hasil pengecekan kualitas air tawar ini bisa langsung diketahui setelah petugas melakukan identifikasi. Jika hasil kualitas air dirasa kurang memenuhi standar, petugas langsung akan memberikan solusi bagi pembudidaya.

Misalkan kadar oksigen kurang, maka ada beberapa step yang harus dilakukan pembudidaya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

“Begitupun jika hasil pH air jika tidak sesuai harapan, petugas juga akan memberi solusi,” tambahnya.

Layanan Si Moli ini telah dimulai sejak Desember 2022 lalu. Hingga hari ini dua tim sudah melakukan 150 tes kualitas air pada pembudidaya.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

Adanya layanan Si Moli ini, pihaknya berharap pembudidaya dapat mengoptimalkan hasil panennya sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan produksi ikan di Kabupaten Kediri.

“Kita coba terus kenalkan Si Moli ini pada masyarakat, harapannya tentu pembudidaya lebih dulu mengenal kondisi air agar dapat memproduksi ikan secara maksimal,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.