Senin, 15 Jun 2026 14:39 WIB

Viral Banyak Pernikahan Dini di Ponorogo, Pengadilan Agama: Angka Itu Turun!

Kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Pengadilan Agama (PA) Ponorogo memberikan pernyataan resmi mengenai dispensasi kawin usia dini di Ponorogo.

Melalui Wakil Ketua PA kabupaten Ponorogo, Ali Hamdi, pihaknya mengklarifikasi melalui data resmi putusan dispensasi kawin selama tahun 2022.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Seharusnya yang ada dikoreksi juga. Menurut saya itu angel-nya terlalu dibesar-besarkan. Perlu ditekankan bahwa di tahun 2022 kemarin PA Ponorogo bersama jajaran Bupati Ponorogo telah berhasil menurunkan tingkat perkara dispensasi kawin. Sebagai perbandingan untuk tahun 2021 kemarin ada 266 pengajuan dispensasi nikah dini (di bawah umur) dan di tahun 2022 turun menjadi 191 perkara," kata Ali Hamdi, Sabtu (14/1/2023).

Ali menjelaskan, dari data 191 perkara pengajuan dispensasi kawin tersebut, tidak semuanya diputuskan. Ada 8 pengajuan yang ditolak, jadi masih 183.

"Dari 183 ini, tidak semuanya diajukan oleh perempuan, ada juga dari pihak laki-laki. Masa laki-laki hamil?" jelas Ali.

Diterangkan, sebenarnya banyak persoalan yang melatarbelakangi permintaan dispensasi kawin ini, tidak melulu karena hamil.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Banyak masyarakat yang belum memahami Undang Undang nomor 20 tahun 2019 tentang Usia Minimal Nikah yang saat ini berlaku. Faktanya banyak anak yang tidak melanjutkan pendidikannya setelah lulus SMP, sehingga oleh orang tuanya mereka dinikahkan.

"Dari 191 pengajuan itu, yang ditolak 8, yang dicabut 4 atas kesadaran sendiri, tidak diterima 2 dan gugur 1. Jadi total yang diloloskan sebanyak 176 perkara. Tidak semuanya karena hamil dini, 50 persen dikarenakan tidak melanjutkan sekolah setelah lulus SMP sebagai akibat dari kurangnya (tidak ada) fasilitas sekolah SMA di daerah pinggiran.

Ali menambahkan, dari data-data yang ia utarakan ini, diharapkan menjadi penyeimbang informasi sebagai pembanding dari berita-berita yang telah viral beredar.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Jadi menurut saya tidak se-bombastis yang telah diberitakan di media. Saya memberikan data ini sebagai penyeimbang informasi dari berita-berita viral yang beredar," pungkasnya.

Reporter: Ahmad Fauzani

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.