Minggu, 14 Jun 2026 10:27 WIB

Kagumnya Mahasiswa Australia saat Sambangi Kampung Hidroponik Surabaya

Beberapa mahasiswa dari Australia saat menyambangi Kampung Hidroponik Medayu Utara, Rungkut, Surabaya (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Beberapa mahasiswa dari Australia saat menyambangi Kampung Hidroponik Medayu Utara, Rungkut, Surabaya (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - 23 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen asal Australia menyambangi Kampung Hidroponik Medayu Utara, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jumat (13/1/2023).

Kampung inspiratif itu merupakan binaan Universitas Airlangga (Unair). Di sini, setiap pekarangan rumah warga dipenuhi beragam tanaman hidroponik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ketua RW 12 Medayu Utara, Agus Tri Mulyo mengatakan, kunjungan dari Australia itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi warganya.

"Dirintis sejak Tahun 2019, kampung hidroponik ini berada di RW 12 dan tersebar di 5 RT mulai 3 sampai 5," ungkap pria berumur 50 tahun tersebut kepada jatimnow.com.

Menurut Agus, kampung hidroponik ini dikembangkan warga bersama civitas akademika Unair, hingga berkembang pesat dan melahirkan banyak produk.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dari tumbuhan yang ditanam terutamanya bunga telang, ini mampu menghasilkan skincare dan beragam pruduk makanan. Ada bank sampah, eco enzim, hidroponik," papar dia.

Sementara Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair, Corie Indria Prasasti (41) menjelaskan, kunjungan mahasiswa asing ini adalah program student inbound dengan nama new colombo plant.

"Keseluruhan adalah mahasiswa dan dosen dari Federation Universitas Australia, melihat mempelajari tempat-tempat yang menjadi binaan dari kampus Unair," ungkap Corie.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dia menyebut, melalui kunjungan ini, warga dan mahasiswa dapat mengetahui bahwa sampah domestik bisa bernilai ekonomis.

"Istilahkan sampah bukan sebagai sampah lagi, melainkan sumber daya ekonomi. Dan untuk mahasiswa jangan sekedar memahami praktik teori, melainkan ikut turun ke bawah memberdayakan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.