Kamis, 18 Jun 2026 08:47 WIB

Edarkan Pil Koplo ke Pelajar dan Sopir Truk, Hasilnya untuk Beli Sabu

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 13 Jan 2023 13:09 WIB
Pengedar pil koplo saat diamankan bersama barang bukti di Polsek Asemrowo. (foto: Polsek Asemrowo for jatimnow.com)
Pengedar pil koplo saat diamankan bersama barang bukti di Polsek Asemrowo. (foto: Polsek Asemrowo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pengedar pil dobel L alias pil koplo diamankan Unit Reskrim Polsek Asemrowo. Tersangka menjual barang terlarang itu hanya untuk bisa membeli sabu.

Berdasarkan data dari polisi, tersangka berinisial P (47), warga Jalan Kedung Baruk XIV, Surabaya. Saat digerebek di rumahnya itu, polisi menyita barang bukti pil koplo sebanyak 825 butir dan satu poket sabu sisa pemakaian.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi adanya transaksi narkoba di wilayah hukumnya.

Tim Unit Reskrim yang diterjunkan kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi tersangka.

"Saat itu yang bersangkutan usai transaksi sabu. Kemudian diikuti anggota dan terlihat masuk rumahnya. Di situlah kemudian dilakukan penggerebekan," katanya, Jumat (13/1/2023).

Tim yang dipimpin Kanitreskrim Iptu Daniel Napitupulu, lantas menggeledah rumah tersangka. Dan benar, ditemukan ratusan pil koplo siap edar yang sudah dikemas dalam plastik klip kecil.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Selain pil koplo, ditemukan juga satu poket sabu sisa pemakaian dan juga alat untuk nyabu. Barang bukti ini disimpan tersangka di dalam tas warna hitam, disembunyikan di bawah kasur," jelas Hari.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku pil koplo tersebut didapat dari seorang bandar di kawasan Madura. Sekali ambil, bisa sampai 900-1000 butir. Untuk harganya Rp800 ribu.

"Ratusan pil koplo ini kemudian oleh tersangka dikemas menjadi poket-poket kecil. Satu poket isinya 10 butir, dan dijual Rp20 ribu," sebut Hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pemeriksaan juga terungkap, bahwa tersangka telah menjadi pengedar sudah sekitar lima bulanan. Untuk pelanggan, tersangka menyebut dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar hingga sopir truk.

"Kalau makai (sabu) katanya juga sudah beberapa bulan ini. Keterangannya masih akan terus kami dalami, untuk berusaha mengungkap jaringan di atasnya," pungkas polisi berpangkat satu melati tersebut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.