Kamis, 18 Jun 2026 02:58 WIB

Dua Pos Damkar Baru, Cover Kebakaran di Barat Sungai Brantas dan Kediri Selatan

Tim pemadam kebakaran di Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Tim pemadam kebakaran di Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri resmi mengoperasikan dua pos pemadam kebakaran (Damkar) baru di Kecamatan Grogol dan Ngadiluwih. Ini untuk mengcover kebakaran di sebeah barat Sungai Brantas dan Kediri bagian selatan.

Pos baru ini berada di Kecamatan Grogol dan Ngadiluwih. Di sana masing-masing disiagakan 11 personel yang dibagi dalam tiga regu, dengan satu unit mobil Damkar.

Baca Juga: Tingkatkan Quick Respon, Damkar Tulungagung Buka Pos Bantu di Wilayah Ngunut

“Dua pos baru di Grogol dan Ngadiluwih sudah mulai dioperasionalkan awal pekan ini," ujar Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sutrisno, Jumat (13/1/2023).

Penambahan pos Damkar baru itu merupakan realisasi janji Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat melakukan kunjungan di kantor pemadam kebakaran Kecamatan Pare, pada 2021 lalu.

Selama ini peristiwa kebakaran hanya dicover oleh satu pos utama di Pare yang memiliki 15 personel dengan dua unit mobil Damkar.

Jaraknya cukup jauh bila kebakaran terjadi di barat Sungai Brantas, seperti Banyakan, Grogol dan Tarokan. Atau Kediri bagian selatan di antaranya Ngadiluwih, Kras dan Kandat yang merupakan perbatasan Kediri-Blitar. Belum lagi kondisi jalanan yang kian padat turut memperlambat waktu.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Sering kali untuk menjangkau kejadian kebakaran yang terjadi di dua wilayah ini, menurut Joko, pihaknya mendapat bantuan dari unit pemadam kebakaran dari Pemkot Kediri.

Dengan hadirnya pos baru ini diharapkan dapat memenuhi standart response time atau waktu tanggap terhadap pemberitahuan sampai pelayanan pemadaman tidak lebih dari 15 menit dari pos terdekat. Selain itu, juga meminimalisir kerugian akibat kebakaran.

"Selama ini, dari kejadian kebakaran yang sesuai respon time kita masih 60 persennya," ucapnya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Untuk diketahui, armada mobil Damkar yang ada di Pos Ngadiluwih memiliki kapasitas air 2500 liter, sedang untuk armada di Pos Pare dan Pos Grogol berkapasitas 5000 liter

Untuk meminimalisir terjadinya kebakaran, lanjut Joko, pihaknya secara rutin melakukan kegiatan sosialisasi ke desa-desa. Kemudian, untuk fasilitas umum yang tidak dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR) maupun hidran air, hasil inventarisir langsung dilaporkan ke instansi terkait.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.