Kamis, 18 Jun 2026 09:57 WIB

Usaha Kuliner di Kota Kediri Terus Menggeliat, Meningkat 2 Kali Lipat

Tanto Wijohari (kiri) usai meresmikan gerai bakery di Burengan Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Tanto Wijohari (kiri) usai meresmikan gerai bakery di Burengan Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Industri perdagangan di Kota Kediri terus menggeliat. Gerai-gerai baru khususnya kuliner terus bermunculan di Kota Tahu. Sejak 2022 hingga saat ini peningkatan bahkan mencapai 100 persen lebih.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanto Wijohari menyebut, di 2021 angka penambahan usaha baru khususnya kuliner hanya di angka 666. Saat ini telah mencapai 1.234 usaha, seperti gerai bakery, restoran dan kopi-kopi kekinian.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Secara umum, perdagangan juga mendominasi dalam peningkatan investasi di Kota Kediri.

Dari catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) capaian realisasi investasi Kota Kediri Semester I tahun 2022 mencapai Rp1,48 triliun di atas target RPJMD yang hanya Rp800 miliar. Sektor perdagangan ini mendominasi dengan angka investasi sebesar Rp733,60 miliar.

“Kita mulai bergerak dari pandemi sampai sekarang insya Allah 100 persen lebih lah. Terutama kuliner, untuk yang ekonomi kreatif seperti kerajinan ya bertambah cuma nggak signifikan seperti yang di kuliner seperti ini,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanto Wijohari usai meresmikan gerai Dea Bakery, di Kelurahan Burengan, Kota Kediri, Kamis (12/1/2023).

Sebagai titik tengah di kawasan Kediri Raya, Kota Kediri menurut Tanto menjadi pusat kegiatan masyarakat. Hal ini lah yang mendorong tumbuhnya usaha perdagangan di sini.

Bukan hanya skala lokal, melainkan gerai-gerai besar nasional. Seperti Dea Bakery yang sudah mempunyai 31 cabang di Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Barat dan Pekanbaru.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Kita (Kota Kediri) ini kan pusat kegiatan masyarakat di Kediri Raya. Kita ada di titik tengah, mulai Blitar, Tulungagung, Nganjuk, Jombang titik tengahnya Kediri,” tambahnya.

Selain itu, fasilitasi dan kemudahan untuk urusan perizinan juga menjadi salah satu faktor pendorong. Menurut Tanto semua fasilitasi ini gratis.

“Sekarang kita pemerintah fasilitasi mulai dari halal, merk dan IMB gratis semua, ini yang juga akhirnya banyak usaha baru bermunculan,” terangnya.

Termasuk karakter masyarakat Kediri yang cenderung konsumtif. Berdasarkan survei kecil oleh Dea Bakery, tingkat konsumsi masyarakat di Kota Kediri cukup tinggi. Hal itu juga yang mendorong mereka membuka gerai ke-31 di kota paling bahagia ini.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

“Ada peluang besar di sini (Kota Kediri). Karena selain konsumsi harian, budaya masyarakat soal hajatan ini juga tinggi. Ada hajatan, ulang tahun, untuk oleh-oleh juga,” terang Mulyani Hadiwijaya, owner Dea Bakery.

Konsep value for money yang diusung Dea Bakery juga pas dengan bidikan pasar menengah di Kota Kediri. Dimana mereka menawarkan harga murah dengan kualitas yang tidak murahan, mulai dari Rp2.500 saja.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.