Senin, 15 Jun 2026 20:01 WIB

Sederet Fakta Kasus KDRT Artis Venna Melinda

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 10 Jan 2023 17:02 WIB
Reza Mahastra, kuasa hukum Venna Melinda usai diperiksa di Polda Jatim. (foto: Zain Ahmad/jatimnow.com).
Reza Mahastra, kuasa hukum Venna Melinda usai diperiksa di Polda Jatim. (foto: Zain Ahmad/jatimnow.com).

jatimnow.com - Polisi terus mendalami kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami artis senior Venna Melinda. Adapun pelakunya adalah suaminya sendiri, Ferry Irawan.

Dalam kasus ini, sejumlah fakta terungkap, mulai dari agenda Venna bertemu kostituen hingga dianiaya sampai berdarah.

Reza Mahastra, kuasa hukum Venna Melinda menjelaskan, kejadian KDRT itu bermula saat Venna yang merupakan calon anggota legislatif dari Perindo dapil Kediri, Jawa Timur. Saat itu Venna ditemanini suaminya saat mengunjungi Kota Tahu untuk bertemu konstituen.

Pertikaian muncul pada saat pasangan artis ini menginap di sebuah hotel berbintang pada Minggu (8/1/2023).

"Yang bersangkutan (Ferry) melakukan kekerasan kepada Bu Venna dengan menekan hidungnya menggunakan kepala sampai berdarah. Kejadiannya di dalam kamar, dan Bu Venna sempat meminta tolong," terang Reza usai dimintai keterangannya di Polda Jatim, Selasa (10/1/2023).

Selepas dianiaya, lanjutnya, Venna lantas keluar dari kamar dan bertemu dengan salah satu pegawai hotel, dan meminta pertolongan.

"Alhamdullilah ada jalan bisa keluar dari kamar, lalu Bu Venna berlari ke koridor. Kebetulan sebelum masuk lift di tempat janitor ketemu staf hotel yang sedang bersih-bersih," jelasnya.

Pegawai hotel yang melihat Venna berdarah di hidung, lantas memanggil rekannya untuk memberikan pertolongan.

Setelah itu, Venna kembali masuk ke dalam kamar hotel, berniat mengambil HP yang tertinggal.

Saat itulah, Ferry berusaha menghalau upaya Venna. Setelah mengambil HP, Venna kemudian menelepon Reza dan beberapa orang yang ia kenal.

"Pada saat Bu Venna masuk lagi, dia ambil HP, tapi dihalang-halangi sama dia (Ferry). Dan kebetulan sempat menelepon satu orang di Kediri dan tersambung. Itu setelah menghubungi saya," tambah Reza.

Saat mendapatkan pertolongan, Venna kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh orang yang dihubunginya.

"Saya dihubungi melalui VC (video call) selepas kejadian Minggu pagi itu. Tentu saya kaget. Bu Venna dalam kondisi berdarah di bagian hidungnya," katanya.

Dari kejadian ini, Reza menegaskan jika kliennya merasa dirugikan baik dari sisi pekerjaan maupun sebagai politisi.

"Tentu lah. Bu Venna kan seorang politisi. Dia bekerja untuk rakyat juga kan. Pada saat tidak bisa bertemu (rakyat), pastinya pekerjaan terhambat," tandasnya.

Sementara itu, Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa Venna dan Ferry Senin (9/1/2023).

Senada dengan Reza, kuasa hukum Venna, Hendra mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Ferry melakukan KDRT dengan cara menekan hidung Venna menggunakan kepalanya hingga mengeluarkan darah.

"Kalau dari keterangan korban, ia ditekan sama kepalanya terlapor, menekan hidungnya sampai berdarah," jelasnya.

Hendra meyampaikan, untuk status terlapor hingga kini masih menjadi saksi. Dan proses pemeriksaan akan terus dilakukan.

"Sementara saksi ya. Kalau sudah ada update terbaru kami sampaikan lagi," ujarnya.

Untuk barang bukti yang diamankan penyidik meliputi handuk serta baju yang dipakai Venna. Selain itu, juga menyita rekaman CCTV pada saat kejadian dugaan KDRT.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.