Rabu, 17 Jun 2026 21:32 WIB

Wow! Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Pengubah Air Laut Jadi Jadi Siap Minum

Desain panel surya sebagai sumber energi listrik Anita, gagasan tim mahasiswa ITS (Foto: Humas ITS)
Desain panel surya sebagai sumber energi listrik Anita, gagasan tim mahasiswa ITS (Foto: Humas ITS)

jatimnow.com - Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan Alat Desalinasi Terpadu Sistem Ganda yang dapat mengubah air laut dan kabut menjadi air siap minum.

Ketiganya adalah Jell Hilmansyah (Departemen Teknik Elektro), Dwi Prawira Kusuma (Departemen Teknik Kelautan), dan Fajar Dhimas Airlangga (Departemen Teknik Fisika).

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Ketua tim penggagas, Jell Hilmansyah mengungkapkan, diciptakannya alat yang dinamai Anita itu dilatarbelakangi terjadinya krisis air minum yang sering dialami di daerah terpencil.

"Inovasi ini terfokus pada metode pengolahan air laut menjadi air siap minum. Hal ini disebabkan oleh banyaknya sumber air yang berasal dari laut di kawasan terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Untuk itu, digagaslah inovasi ini dengan memanfaatkan air laut dan kabut laut sebagai sumber airnya," terang Jell, Jumat (6/1/2023).

Jell melanjutkan, masyarakat pesisir pantai biasanya hanya menggunakan metode desalinasi untuk memperoleh air bersih. Namun, dengan bimbingan dosen Dr Ir Ni Ketut Aryani, tim ini berhasil mengintegrasikan dua metode sekaligus.

"Alat yang kita kembangkan ini lebih efektif dan efisien. Anita dirancang dengan menggunakan metode desalinasi sekaligus kondensasi," jelas dia.

Pada metode desalinasi, lanjut Jell, air laut akan dipanaskan hingga mencapai titik didihnya. Sehingga dapat terpisahkan antara air murni dengan zat pengotornya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Proses ini dilakukan pada kompor listrik dan membutuhkan daya sebesar 620 kilowatt-jam (kWh) tiap liternya. Guna meminimalisir penggunaan daya listrik tersebut, sehingga memanfaatkan panel surya sebagai salah satu sumber energinya," beber dia.

Lebih lanjut Jell menerangkan bahwa air murni yang dihasilkan dari proses desalinasi ini telah memenuhi standar kualitas air minum, yakni 10 part per million (ppm).

"Tak hanya itu, volume air yang dihasilkan sudah mencukupi kebutuhan air minum masyarakat. Sehingga volume yang dapat dihasilkan pada metode desalinasi ini sebesar 1,5 liter per jamnya," ujar mahasiswa angkatan 2020 tersebut.

Di samping itu, untuk memanfaatkan kabut laut menjadi air siap minum, tim penggagas Anita menerapkan metode kondensasi. Mulanya, akan dipasang jaring-jaring untuk menangkap kabut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Setelah itu, akan terjadi proses kondensasi yang membuat kabut berubah menjadi titik-titik air. Jadi air yang dihasilkan sudah siap minum dan akan ditampung pada wadah yang telah disediakan," sambung Jell.

Berkat inovasi cemerlang tersebut, Jell dan tim berhasil merebut posisi pertama pada gelaran Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional 2022 di Politeknik Negeri Banyuwangi.

"Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di sini, namun bisa terus dikembangkan dan mampu menebar kebermanfaatan bagi masyarakat," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.