Selasa, 23 Jun 2026 05:12 WIB

Tiara, Bayi Tanpa Batok Kepala asal Ponorogo Dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya

Tiara Maleeha Robbani, bayi tanpa batok kepala di Ponorogo beserta ibu dan neneknya (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Tiara Maleeha Robbani, bayi tanpa batok kepala di Ponorogo beserta ibu dan neneknya (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tiara Maleeha Robbani, bayi asal Badegan, Ponorogo yang lahir tanpa batok (tempurung) kepala akhirnya dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Bayi yang lahir pada 7 Desember 2022 lalu itu merupakan anak pasangan Maya Mujayani dan Tulus Heri Siswono. Selain lahir tanpa batok kepala, Tiara juga mengalami kelainan pada area mulut alias bibir sumbing.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadinsos P3A) Ponorogo, Supriyadi mengatakan, Tiara awalnya dirujuk ke RSUD Sudono Madiun pada 28 Desember 2022. Sempat dirawat 7 hari, Tiara akhirnya dirujuk ke RSU dr. Soetomo.

"Bayi Tiara kita rujuk ke RSU dr. Soetomo Surabaya. Dan informasi yang saya terima tadi, jam 10 sudah sampai di sana dan sekarang sedang dilakukan pemeriksaan medis," ungkap Supriyadi, Rabu (4/1/2023).

Menurut pengamatan Supriyadi, secara umum kondisi Tiara sampai hari ini sehat. Namun secara medis, pihak dokter yang bisa menjelaskan secara lengkap.

"Sampai dengan hari ini ketika kita berangkatkan ke RSU dr. Soetomo Surabaya keadaannya sehat. Namun kalau dari segi medis kami tidak berkompeten," terangnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Terkait biaya operasi, Supriyadi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah membuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi Tiara, untuk menanggung biaya itu. Sedangkan untuk keperluan keluarga selama menunggu di Surabaya, akan ditanggung Kementerian Sosial (Kemensos).

"Pada hari dari Kemensos juga ada perwakilan yang mendampingi ke sana. Jadi ada tim dari dinas kesehatan, tim dari RSUD Sudono, tim dari Kemensos, dan tim dari Dinsos Ponorogo pada hari ini yang mengantar ke RSU dr Soetomo Surabaya," bebernya.

Supriyadi mengharapkan bantuan doa dari masyarakat khususnya warga Ponorogo, agar Tiara mendapatkan penanganan medis yang terbaik, sehingga operasi berjalan lancar dan lekas pulih dalam kondisi seperti anak-anak yang lain.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Mohon doanya dari seluruh warga Ponorogo. Semoga adik Tiara mendapatkan penanganan medis yang terbaik dan bisa segera pulih," pungkasnya.


Reporter: Ahmad Fauzani

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.