Minggu, 14 Jun 2026 20:40 WIB

Khofifah Teken Kontrak PI 10% Wilayah Kerja Migas, Ini Tujuannya

Penandatanganan kesepakatan bersama PI 10 persen di wilayah kerja Tuban dan Brantas (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Penandatanganan kesepakatan bersama PI 10 persen di wilayah kerja Tuban dan Brantas (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kesepakatan program pengalihan participating interest (PI) Migas sebesar 10 persen kepada 5 daerah di Wilayah Kerja (WK) Tuban dan Brantas, telah ditandatangani, di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (3/1/23) malam

PI 10 persen ini merupakan share atau pemberian saham sebesar 10 persen dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di daerah-daerah WK Migas, dalam hal ini Tuban dan Brantas.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Kepala Perwakilan SKK-Migas wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Nurwahidi mengatakan, hal ini bertujuan agar setiap daerah penyumbang Migas bisa merasakan hasil dan turut mempunyai rasa kepemilikan.

"Kita sepakati partisipasi interest (PI) yang ada di wilayah kerja Brantas dan Tuban oleh Ibu Gubernur Jawa Timur bersama pimpinan bupati yang ada di wilayah kerja Brantas dan Tuban," kata Nurwahidi.

Kesepakatan di atas telah ditandatangani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama dengan 5 bupati di wilayah kerja Tuban dan Brantas. Antara lain Bupati Tuban, Bupati Gresik, Bupati Sidoarjo, Bupati Mojokerto, serta Bupati Pasuruan.

"Mudah-mudahan niat baik ini dan kemudian demi meningkatkan perekonomian di Jawa Timur, kami dari SKK Migas dan tentunya dengan Kementerian ESDM akan mempercepat proses PI 10 persen," jelasnya.

Ini tahap ke-3, lanjut Nurwahidi, sampai ada tahap selanjutnya, sampai disetujuinya pengalihan PI ini oleh Menteri ESDM.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Terdapat 10 tahapan sampai ditandatanganinya oleh Menteri ESDM, sebagai wujud persetujuan dari pengalihan partisipasi interest," ungkapnya.

Menurut Nurwahidi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KKKS untuk segera ke tahap berikutnya.

"Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman KKKS untuk segera masuk ke tahap berikutnya. Supaya KKKS juga bisa mempercepat proses kerjasama dengan Jawa Timur dan selesai rampung di tahun ini (2023)," rincinya.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Sementara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, diharapkan penandatanganan MoU ini segera diproses pihak SKK Migas.

"Komitmen penerimaan dan pengelolaan setelah masuk penandatanganan MoU semoga besok bisa segera diproses SKK migas dan berlanjut ke tahap berikutnya," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.