Kamis, 18 Jun 2026 02:53 WIB

Ciptakan Produk Kecantikan, Kampung di Surabaya Dilirik Mahasiswa Australia

  • Penulis :
  • | Senin, 02 Jan 2023 07:47 WIB
Warga medokan ayu menunjukkan lip balm dan face oil berbahan bunga telang. (foto: Rochman Arief/jatimnow.com)
Warga medokan ayu menunjukkan lip balm dan face oil berbahan bunga telang. (foto: Rochman Arief/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keberhasilan Kampung Sayur Hidroponik Surabaya menciptakan urban farming menarik minat banyak pihak. Sesuai Namanya, kampung di RW 12 Kelurahan Medokan Ayu Utara, Kecamatan Rungkut itu memiliki koleksi tanaman hidroponik yang cukup banyak.

Salah satunya adalah tanaman bunga telang. Produksi bunga telang di Kampung Sayur Hidroponik mampu menghasilkan 500 gram per hari. Sementara produk itu telah dijual dalam bentuk siap seduh online, yang pembelinya sudah merambah nasional.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sebetulnya bukan keberhasilan memproduksi hortikultura semata. Warga di kampung tersebut sanggup menciptakan produk kecatikan dari bunga telang.

“Kami sudah bisa membuat lip balm (pelembab bibir) dan face oil berbahan bunga telang, yang memiliki manfaat untuk kencantikan,” kata pegiat lingkungan RW 12 Medayu Utara, Renni Susilawati, Minggu (1/1/2023).

Bunga telang yang telah dikeringkan untuk dijadikan minuman siap seduh. (foto: Rochman Arief/jatimnow.com)Bunga telang yang telah dikeringkan untuk dijadikan minuman siap seduh. (foto: Rochman Arief/jatimnow.com)

Ia menambahkan jika produk itu diciptakan karang taruna sekaligus mahasiswa Universitas Airlangga. Selanjutnya karang taruna ini melakukan penelitian dan menghasilkan dua produk tersebut.

“Dasarnya karena panen bunga telang kami berlimpah, sayang kalau dibuang. Kemudian warga mendorong karang taruna melakukan penelitian, maka lahirlah lip balm dan face oil,” lanjut ibu dua anak ini.

Dijelaskan alumnus Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya itu lip balm dan face oil ini menunggu uji BPOM untuk mendapat izin edar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Atas dasar itulah, Kampung Hidroponik Surabaya dilirik perguruan tinggi asal Australia, Federation University. Menurut rencana PT ini akan berkunjung 13 Januari mendatang.

“Sebetulnya bukan karena kesanggupan memproduksi produk kecantikan natural, tapi kami bisa menciptakan lingkungan yang sesungguhnya. Yakni kampung berdasarkan sustainable development goals (SDG's),” Renni menambahkan.

Selada merupakan salah satu koleksi sayuran hidroponik yang dimiliki warga RW 12 Kelurahan Medokan Ayu Utara, Surabaya. (foto: Rochman Arief/jatimnow.com)Selada merupakan salah satu koleksi sayuran hidroponik yang dimiliki warga RW 12 Kelurahan Medokan Ayu Utara, Surabaya. (foto: Rochman Arief/jatimnow.com)

Ditegaskan Renni kunjungan mahasiswa Australia ingin melihat dari dekat mengelola lingkungan kampung masyarakat urban di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menyebut kampung di tempat tinggalnya mendukung gotong royong antarwarga, sosial, budaya, irigasi, penerangan, keamanan, menghindari efek rumah kaca, urban farming, kesehatan, kesejahteraan, kebersihan lingkungan hingga demografi.

“Penilaiannya dari situ. Bukan karena kami sanggup membuat produk kecantikan natural. Banyak komponen yang dinilai perguruan tinggi Australia,” jelas Ketua RW 12 Medayu Utara, Suyanto.

Keberhasilan membentuk kampung asri itu berbuah penghargaan juara 3 Program Kampung Iklim (Proklim) kategori Madya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam lomba profil Kampung Berseri Astra yang digelar tingkat nasional tahun ini.

Catatan lain, Kampung Sayur Hidroponik Surabaya sudah pernah memproduksi mie hijau berbahan bunga telang. Mie ini baru dikonsumsi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.