Rabu, 17 Jun 2026 10:22 WIB

Tahun Baru 2023

Polisi Amankan 'Pocong' Mabuk Miras yang Ikut Konvoi di Surabaya

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman meminta remaja yang beraksi seperti pocong meniup alat tes alkohol (Foto-foto : Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman meminta remaja yang beraksi seperti pocong meniup alat tes alkohol (Foto-foto : Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lima remaja yang salah satunya berdandan ala pocong diamankan Satlantas Polrestabes Surabaya lantaran tanpa mengenakan helm serta pelat nomor saat berkonvoi pada malam Tahun Baru 2023.

Mereka diamankan saat melintas di Jalan Gubernur Suryo atau depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sekitar pukul 23.11 Wib, Sabtu (31/12/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dari pantauan di lokasi, sebelum diamankan, 5 remaja yang berboncengen itu juga menggeber nggeber gas motornya.

Bahkan ketika hendak diamankan oleh polisi, mereka berusaha kabur sehingga sempat menabrak kaki Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman.

"Kenapa kamu tadi berupaya kabur. Kamu tahu yang kamu lakukan itu salah makanya kita hentikan. Upayamu kabur itu tadi gak ngerasa kalau sempat menabrak kaki saya," terang Arif kepada pengendara motor itu.

Dan ketika berhasil dihentikan, tiga pengendara itu tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi (SIM) serta satu motor yang dikendarainya tanpa dilengkapi STNK.

"Setelah kita interogasi kelimanya ternyata baru saja menenggak minuman keras, dan saat diajak bicara pun bau mulutnya juga bau alkohol," ungkap Arif.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Alumni Akpol Tahun 2005 ini mengungkapkan, tiga motor yang dikendarai remaja itu akhirnya disita dan diberikan surat teguran untuk pengambilan kendaraannya di kantor Satlantas Polrestabes Surabaya.

"Kebetulan aksi lima remaja itu disaksikan langsung oleh masyarakat juga, sehingga mereka kita beri pelajaran agr tidak melakukan hal serupa dikemudian hari," jelas Arif.

Selain itu, kelimanya juga dilakukan tes alkohol menggunakan alat tes tiup. Dan hasilnya menunjukkan mereka pengonsumsi alkohol.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mereka kami minta untuk membawa surat-surat dan perlengkapan kendaraan yang orisinil untuk dipasangkan langsung saat mereka mengambil di mako. Dan salah satu diantaranya yang tadi berdandan pocong itu karena masih pelaja kita minta untuk mengajak orangtuanya ke mako saat pengambilan kendaraan bermotor," tukasnya.

Sementara itu, Al (16) remaja yang berdandan ala pocong itu mengaku kapok ketika aksinya itu dihentikan dan dilakukan penilangan terhadap motornya.

"Kapok saya mas, sebenarnya tiap tahunnya saya berkeliling dengan berdandan ala pocong tapi berputar di pinggiran tapi gak tahu kenapa ini tadi teman-teman ke tengah kota, sesalnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.