Sabtu, 20 Jun 2026 08:25 WIB

Novita Hardini Salurkan Bantuan Jaminan Hidup untuk Lansia dan Difabel

Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, Novita Hardini saat memberikan bantuan untuk lansia dan difabel (Foto: Dok. Dinas Kominfo Trenggalek/jatimnow.com)
Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, Novita Hardini saat memberikan bantuan untuk lansia dan difabel (Foto: Dok. Dinas Kominfo Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini menyalurkan bantuan jaminan hidup (jadup) bagi lansia terlantar dan penyandang disabilitas di Kecamatan Suruh.

Bantuan ini merupakan tahap kedua di Tahun 2022 yang diterimakan setiap 6 bulan sekali. 40 lansia dan disabilitas di kecamatan ini, menerima bantuan tersebut.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Novita mengatakan, setiap bulannya lansia dan penyandang disabilitas penerima manfaat ini mendapatkan bantuan uang tunai Rp100 ribu. Karena peruntukannya untuk 6 bulan, maka setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp600 ribu. Selain bantuan jaminan hidup, juga diserahkan sejumlah bantuan kursi roda.

"Saya selaku Ketua Tim Penggerak PKK senantiasa men-suport pemerintah untuk bisa memberikan pelayanan jemput bola untuk masyarakat yang difabel, sehingga pembangunan inklusi bisa sama-sama tercapai secara bersama," ujar Novita, Jumat (30/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Novita juga memberikan bantuan berupa kursi roda untuk lansia. Menurutnya, kursi roda versi terbaru ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat yang memang punya keterbatasan fisik.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Alat ini bisa menjadi kursi, toilet dan tempat tidur bagi pemakainya. Kata Novita, ini menjadi salah satu inovasi juga bagi pemerintah untuk masyarakat.

"Tahun depan kita akan mengadakan posyandu difabel. Harapan saya kita semua dapat memantau kesehatan teman-teman disabilitas dengan layanan jemput bola," tambahnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati menambahkan, pemerintah daerah setiap tahun memberikan program jaminan hidup untuk lansia terlantar dan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Untuk tahun depan, nominal bantuan uang tunai ini akan ditambah dua kali lipat, sehingga sama dengan program bantuan lain dari kementerian.

"Jadi Tahun 2023 nanti jaminan hidup untuk lansia dan penyandang disabilitas ini menjadi Rp200 ribu per bulan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.