Minggu, 14 Jun 2026 16:09 WIB

Jokowi Cabut PPKM, Khofifah Minta Warga Jatim Tetap Waspada

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia, mulai hari ini, Jumat (30/12/2022).

Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kepada warganya untuk tetap waspada dan hati-hati terhadap Covid-19.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Pak Presiden tentu mendapatkan masukan dari banyak pakar. Kalau kemudian pakar-pakar juga merekomendasikan dari pandemi ke endemi kita bersyukur tetap dengan kehati-hatian, kewaspadaan kita masing-masing," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Khofifah menegaskan, pencabutan PPKM untuk seluruh wilayah di Indonesia ini ia sambut dengan baik. Ia juga menyebut, Jawa Timur sudah siap berada dalam suasana transisi dari pandemi ke endemi.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Saya juga masih sering pakai masker, sering pakai masker, dan di forum beberapa kali sambutan. Dulu saya tetap pakai, sekarang saya sambutan sudah beberapa kali buka masker, tapi tetap bahwa kewaspaan kita lakukan bersama," paparnya.

"Kita semua akan berseiring dengan kebijakan pusat. Pasti Presiden dan tim sudah mendapatkan masukan yang sangat komprehensif dari sangat banyak pakar," sambung Khofifah.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Dia juga menekankan kepada warga Jatim yang belum melakukan vaksinasi booster segera mencari posko-posko vaksinasi.

"Kawan-kawan saya minta tolong booster itu akan menjaga imunitas kita semuanya. Jadi yang belum booster ayo segera booster," ucap mantan Menteri Sosial RI itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.