Sabtu, 13 Jun 2026 22:45 WIB

Sebanyak 49 Motif Batik Catra Rutan Sumenep Peroleh Hak Cipta

Puluhan Batik yang didesain WBP di Rutan kelas II B Sumenep resmi dipatenkan sebagai hak cipta, Jumat (30/12/2022). (foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Puluhan Batik yang didesain WBP di Rutan kelas II B Sumenep resmi dipatenkan sebagai hak cipta, Jumat (30/12/2022). (foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hasil kreativitas warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sumenep akhirnya dipatenkan. Sebanyak 49 motif batik Catra Sumenep resmi terdaftar sebagai hak cipta sejak 29 Desember 2022.

Desain-desain batik Rutan Sumenep terdaftar dengan jenis seni motif lainnya di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI. Sehingga sebanyak 49 jenis motif ditetapkan sebagai hak cipta.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Kepala Rutan Kelas II B Sumenep, Ridwan Susilo menyampaikan, jika pihaknya sengaja mematenkan hak cipta batik yang diproduksi. Salah satunya untuk menjadi pelecut bagi warga binaan agar terus menciptakan kreativitas secara positif.

"Ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Rutan Sumenep. Kini desain Batik Catra sudah terdaftar secara resmi sebagai Hak Cipta. Semoga ini menjadi penyemangat WBP untuk berkembang lebih baik lagi, " ucapnya.

Salah satu WBP Rutan Kelas II B Sumenep, saat memamerkan kreativitas mendesain batik Catra. (foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)Salah satu WBP Rutan Kelas II B Sumenep, saat memamerkan kreativitas mendesain batik Catra. (foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Selain itu, tujuan didaftarkannya motif batik Catra ini untuk melindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) karya warga binaan Rutan Sumenep, agar tidak diritu ataupun dipakai pihak lain. Nantinya akan lebih banyak lagi motif-motif baru batik Catra yang akan didaftarkan sebagai Hak Cipta.

Sebab, motif yang sudah ada murni hasil kreativitas warga binaan. Sehingga semakin termotivasi mendesain motif-motif unggulan, termasuk produksi batik yang berkualitas.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

"Tidak sedikit warga binaan yang aktif membatik. Mereka kami ajak untuk melakukan kegiatan positif. Sehingga memiliki keterampilan setelah keluar dari rutan," katanya.

Diungkapkan, jika Batik Rutan Sumenep sudah dipasarkan di berbagai pameran. Terakhir diikutkan dalam Ekspo Internasional di Jakarta. Bahkan Putri Indonesia Ayu Maulida Putri dan Adinda Chresheilla juga mengenakan batik Catra asal Sumenep.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.