Selasa, 16 Jun 2026 12:53 WIB

Elektrifikasi Wilayah Jatim 99,36 Persen, 100 Persennya Kapan?

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan bantuan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan bantuan di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Realisasi rasio elektrifikasi di Jawa Timur saat ini mencapai 99,36 persen. Artinya masih ada 0,64 persen wilayah belum hidup tanpa listrik. Wilayah "gelap" itu di sebagian pulau-pulau berpenghuni. Rasio elektrifikasi ditargetkan akan rampung 100 persen pada tahun 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberikan bantuan Instalasi Rumah Sambungan Rumah (IR-SR) dan hibah token listrik secara simbolis kepada masyarakat Tulungagung.

Baca Juga: Warga Curah Nongko Jember Nikmati Listrik dari PTPN I Regional 5

Khofifah mengatakan, elektrifikasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Saat ini semua aspek seperti ekonomi, pendidikan dan kegiatan sosial lain sangat membutuhkan aliran listrik. Untuk itu pihak Pemrov sangat memprioritaskan program elektrifikasi tersebut.

"Supaya mereka yang belajar bisa lebih nyaman, yang beribadah di malam hari juga bisa lebih tenang," ujarnya, Kamis (29/12/2022).

Khofifah juga memberikan bantuan Instalasi Rumah Sambungan Rumah (IR-SR) dan hibah token listrik secara simbolis kepada masyarakat Tulungagung. Tercatat untuk bantuan IR-SR di Tulungagung mencapai 249 rumah dan bantuan hibah token listrik mencapai 305 rumah.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Untuk wilayah Jawa Timur, total Pemprov telah memberikan bantuan IR-SR kepada 2.700 penerima manfaat. Sedangkan untuk program bantuan sosial token listrik diberikan kepada 19.501 KK.

"Saya meminta bantuan, jika masih ada rumah di wilayah pegunungan ataupun di wilayah pesisir patai belum teraliri listrik bisa dilaporkan. Agar nantinya bisa dialiri listrik dikemudian hari," tuturnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Sementara itu, GM PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Lasiran menyatakan hingga saat ini mereka masih berupaya untuk menyalurkan aliran listrik ke sejumlah pulau. Berdasarkan pendataan terdapat total 43 pulau di Jawa Timur yang berpenghuni. Dari jumlah tersebut sebanyak 19 pulau belum mendapatkan aliran listrik dari PLN.

"Tahun ini kita membangun di 6 pulau, sisanya akan kita rampungkan tahun depan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.