Rabu, 17 Jun 2026 12:15 WIB

Tim Emergency ACT Siagakan Tiga Posko Pengungsian Korban Gempa Lombok

Suasana posko pengungsian dan pengobatan ACT di Lombok, NTB
Suasana posko pengungsian dan pengobatan ACT di Lombok, NTB

jatimnow.com - Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus bersiaga di wilayah tragedi gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi jatimnow.com, Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap mengatakan bahwa tim ACT bersama tim relawan medis tengah melakukan evakuasi warga yang berada di sekitar wilayah Sembalun, Lombok Timur.

Kusmayadi koordinator Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap mengatakan, Ambulans ACT pun terus bergerak mencari korban yang terkena reruntuhan dan membawanya ke posko medis.

"Tim medis yang sebelumnya sudah berada di lokasi, usai kejadian kemarin, kami juga langsung melakukan penyelamatan terhadap korban yang terluka, dan beberapa korban yang berhasil dievakuasi," jelas Kusmayadi.

Tidak hanya itu, Kusmayadi juga meminta tim ACT yang tengah berada di Obel Obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur untuk waspada, mengingat gempa kali ini sempat berpotensi tsunami.

"Sebelumnya, tim di posko Obel-Obel diminta waspada karena lokasi letaknya di tepi laut," kata Kusmayadi.

Ia menceritakan, saat proses evakuasi, pihaknya yang saat itu berada di Posko ACT di wilayah Sembalun, Lombok Timur juga merasakan guncangan yang hebat.

"Gempa sangat terasa dan berlangsung cukup lama di sini," kata Kusmayadi.

ACT sendiri, tambahnya, telah membangun tiga posko, yaitu di Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Sambelia yang terletak di Lombok Timur, serta di Kecamatan Bayan di Lombok Utara.

"Semua tim emergency sekaligus medis tengah siaga dan mengevakuasi warga di beberapa titk pengungsian, termasuk yang terdekat dari posko-posko ACT," pangkas Kusmayadi.

Sebanyak 82 orang meninggal akibat gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berkekuatan 7,0 Skala Richter(SR), pada Minggu (5/8) pukul 19.46 Wita.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB, Agung Pramuja, mengatakan, korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Utara 65 orang. Sementara di Kabupaten Lombok Barat sembilan orang, Lombok Tengah dua orang, Lombok Timur dua orang, dan Kota Mataram empat orang.

"Untuk sementara, itu laporan yang kami terima dari kabupaten/kota hingga pukul 04.00 WITA," katanya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Gempa Madura Terasa Hingga Bali, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.