Jumat, 12 Jun 2026 11:15 WIB

Anak Bacok Bapak di Kediri, Keterangan Polisi Mengejutkan

Pelaku Awin Julianto saat menjalani pemeriksaan di Polsek Pagu. (foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pelaku Awin Julianto saat menjalani pemeriksaan di Polsek Pagu. (foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Unit Reserse Kriminal Polsek Pagu terus melakukan pendalaman kasus anak bacok bapak di Dusun Kauman, Kabupaten Kediri.

Saat ini polisi berencana memeriksakan kejiwaan pelaku, Awin Julianto (32) yang diduga mengalami depresi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Karena dalam pemeriksaan sementara, pria yang masih ber-KTP Pondok Maritim Indah Blok C/25 RT 001 RW 006 Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya ini seringkali memberikan keterangan yang tidak jelas atau ngelantur.

Sesekali pelaku mengaku khilaf dan menyesal telah membacok bapaknya, Heri Santoso (72).

“Pelaku ini diduga ada gangguan kejiwaan,” kata Kapolsek Pagu, AKP Agus Sudarjanto, Senin (26/12/2022).

Berdasarkan keterangan keluarga, pelaku terlihat mengalami gejala depresi sejak di-PHK dari tempat kerjanya, sekitar tiga tahun lalu.

Masalah lain ditambah ketika ibunya meninggal. Hingga saat ini mantan operator peti kemas di Surabaya itu masih nganggur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Dia sudah nganggur sekitar tiga tahunan, disusul ibunya meninggal,” tambahnya.

Jika terbukti depresi, pelaku bisa lolos dari jeratan hukum. Namun saat ini ia terancam Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Sebelumnya, seroang anak di Kediri tega membacok bapak kandungnya sendiri.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Peristiwa itu terjadi pada Minggu 25 Desember 2022 dini hari. Pelaku diamankan polisi saat mengantarkan korban ke rumah sakit RS Aura Syifa.

Di hadapan polisi, pelaku mengaku tega membacok ayahnya karena kesal saat dibangunkan untuk salat tahajud sekitar pukul 03.00 WIB.

Pelaku kemudian langsung membacok korban dengan membabi buta menggunakan parang. Lima kali sabetan itu mengenai leher atas belakang dan kepala, kaki kiri bagian belakang serta tangan. Dalam peristiwa itu korban selamat.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.