Minggu, 21 Jun 2026 22:39 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Ngadi Penghubung Kediri-Tulungagung Dikebut

Tahap akhir pembangunan Jembatan Ngadi, penghunung Kabupaten Kediri-Tulungagung (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Tahap akhir pembangunan Jembatan Ngadi, penghunung Kabupaten Kediri-Tulungagung (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tahap akhir pembangunan Jembatan Ngadi, penghubung Kabupaten Kediri dan Tulungagung, dikebut jelang akhir Tahun 2022. Jembatan ini dipastikan rampung tahun depan.

Jembatan Ngadi mengalami kerusakan sejak 2017 akibat banjir. Proses pembangunan jembatan di Kecamatan Mojo itu dimulai pada awal Juni 2022. Sesuai kontraknya, pengerjaan jembatan tersebut selesai 24 Desember 2022.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Pengerjaan berjalan sesuai waktu yang ditentukan, saat ini proses finishing," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra, Rabu (21/12/2022).

Pantauan di lokasi, para pekerja terlihat terus mengebut proses finishing seperti pengecatan jembatan. Sementara ini warga terpaksa harus memutar arah untuk menyeberang.

Sebagaimana diketahui, pembangunan Jembatan Ngadi baru terealisasi saat kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito). Jembatan yang memiliki panjang 47 meter itu dibangun dari dana APBD kabupaten setempat.

Menurut Irwan, Mas Dhito menekankan, dibangunnya Jembatan Ngadi dapat kembali menghubungkan antara Kabupaten Kediri dengan Tulungagung. Diharapkan setelah terkoneksi, akses lalu lintas warga kedua kabupaten kembali lancar.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Selain Jembatan Ngadi, pembangunan Jembatan Gedangsewu yang mengalami kerusakan sejak 2021 dan proses pengerjaannya hampir bersamaan pun telah selesai. Irwan mengungkapkan, jembatan yang berada di Kecamatan Pare itu kini sudah bisa dilalui kendaraan.

"Pekerjaan Jembatan Gedangsewu telah selesai, bahkan telah dilakukan uji pakai selama 6 bulan," ungkap Irwan.

Irwan menambahkan, kedua proyek pembangunan jembatan itu menjadi bagian program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri Tahun 2022. Sesuai rencana, pada Tahun 2023, pembangunan akan dilakukan untuk Jembatan Mrican.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Ngadi dan Gedangsewu, Irwan mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga supaya jembatan tetap terawat dan bersih.

"Kita berharap kesadaran warga untuk ikut menjaga dengan tidak melakukan aksi buang sampah di bawah jembatan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.