Sabtu, 13 Jun 2026 22:09 WIB

Pemotong Unggas Pasar Sepanjang Wadul ke DPRD Sidoarjo, Isinya

Komisi B DPRD Sidoarjo saat menggelar hearing dengan Paguyuban Pemotong Unggas Pasar Sepanjang. (foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Komisi B DPRD Sidoarjo saat menggelar hearing dengan Paguyuban Pemotong Unggas Pasar Sepanjang. (foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Paguyuban pemotong unggas di Pasar Sepanjang, Taman, Sidoarjo wadul ke Dewan Sidoarjo soal nasibnya yang terdampak pasca penutupan Pasar Unggas.

Koordinator paguyuban pemotong unggas Pasar Sepanjang, Imam saat ditemui pasca-hearing bersama Komisi B DPRD Sidoarjo menjelaskan bahwa sejak 21 November lalu, praktis ia dan puluhan kios pemilik pemotongan unggas tidak bekerja.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Sudah sebulan lebih, kita tidak jualan. Hari ini kita mengadukan ke dewan terkait kondisi pasar yang jadi sepi setelah ditutup. Imbasnya juga ke pedagang-pedagang yang lain seperti pedagang kelapa, sayur, tahu-tempe, lele dan pedagan lainnya," ujar Imam, Rabu (21/12/2022).

Imam juga menjelaskan jika hasil dari hearing atau dengar pendapat dengan dewan memiliki hasil positif.

"Tadi sempat tanyakan ke anggota dewan, soal kapan boleh dibuka kembali? Kata dewan secepatnya, pihak dewan akan berkoordinasi dengan dinas terkait," imbuhnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga ingin diberi kesempatan untuk berjualan. Dengan konsekuensi, seluruh pedagang akan menangani limbah agar tidak mencemari lingkungan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Para pedagang juga telah secara mandiri membuat bozem atau tempat penampungan limbah. Dari bozem tersebut nantinya akan ada filterisasi sebelum dibuang ke saluran pembuangan dari pasar.

"Itu sesuai arahan dari Dinas Pasar dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (untuk menangani limbah). Kami akan berupaya menjalankan sesuai ilmu yang diberikan DLHK agar tidak ada limbah. Kami juga sudah membuat empat bozem sebagai penyaring, cairan eco lindi, dan hampir semua pasar di sidoarjo diarahkan begitu," terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto mengatakan pihaknya menampung seluruh aspirasi pedagang pemotongan unggas ini. Untuk solusi terbaik, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan dinas terkait.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

“Tentu kita tidak bisa memutuskan sepihak persoalan ini, kita akan gelar pertemuan dengan dinas terkait, agar ada solusi yang paling baik,” ungkap politisi dari Partai Gerindra ini.

Senada dengan Bambang, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Sudjalil mengatakan bahwa sebagai wakil rakyat ia tidak mau permasalahan ini berlarut-larut.

"Saya memandang dari segi perekonomiannya. Kalau memang ada solusi, ya kita cari bareng-bareng. Minimal ada kajian lagi terkait penutupan pemotongan unggas ini," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.