Senin, 22 Jun 2026 11:38 WIB

Mayat Bayi Terbungkus Kresek di Surabaya itu Korban Pembunuhan Ibu Kandungnya

Ibu pembunuh bayi diamankan di Mapolsek Gayungan (Foto: Suhartono for jatimnow.com)
Ibu pembunuh bayi diamankan di Mapolsek Gayungan (Foto: Suhartono for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembuang mayat bayi laki-laki di Jalan Menanggal V, Surabaya pada 10 Desember 2022 lalu, akhirnya terungkap. Bayi itu ternyata dibunuh oleh ibu kandungnya.

Kini, Md (33), ibu kandung bayi tersebut telah ditangkap Unit Reskrim Polsek Gayungan. Md terbukti membuang bayinya yang sudah meninggal di samping warung gerobak, dengan cara dibungkus tas plastik (kresek) dan selembar kain.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolsek Gayungan, Kompol Suhartono mengatakan, dalam pemeriksaan terungkap bahwa Md membungkam hidung dan mulut bayinya hingga meninggal.

"Mardiana melahirkan seorang diri di kamar mandi dalam kos miliknya. Bayi itu kemudian dibekap selama 5 sampai 10 menit di bagian hidung dan mulutnya menggunakan tangan kosong. Hal itu disengaja, karena tersangka tidak ingin punya anak lagi," beber Suhartono, Jumat (16/12/22).

Dalam kondisi sudah tidak bernyawa, oleh Md, bayi itu disembunyikan di keranjang pakaian selama dua hari, sebelum dibuang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurut Suhartono, alasan tersangka membunuh anak keempatnya itu karena faktor ekonomi. Tersangka mengaku sudah tidak sanggup bila harus menghidupi anak terlalu banyak, dari hasil hubungan dengan suami sirinya yang sudah berjalan 6 tahun.

"Punya tiga anak, masih kecil-kecil dari suami yang menikahinya secara siri. Sudah direncanakan sejak awal kehamilan dengan menutup diri dirahasiakan," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara ketika membuang mayat bayi, Md melakukannya seorang diri dengan mengendarai sepeda angin.

Dalam kasus ini, penyidik menyita barang bukti pakaian yang dikenakan tersangka, sepeda angin, tas untuk membuang bayi, gunting dan kain untuk menutup mayat bayi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.