Kamis, 18 Jun 2026 05:52 WIB

Sederet Upaya Polisi Profiling Pelaku Perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar

Petugas Labfor melakukan identifikasi di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso (Foto: Antok for jatimnow.com)
Petugas Labfor melakukan identifikasi di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso (Foto: Antok for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Khusus dari Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Blitar Kota melakukan profiling identitas pelaku perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso.

Proses profiling pelaku perampokan ini dilakukan polisi berdasarkan pengambilan sidik jari yang tertinggal di sejumlah benda di rumah dinas itu.

Baca Juga: Terdampak Gempa Pacitan, Bangunan di Kota Blitar Ini Ambruk

Dari hasil identifikasi, para pelaku tidak menggunakan sarung tangan. Sehingga polisi dapat mengambil sampel sidik jari yang tertinggal di pintu maupun lemari milik Santoso yang digunakan untuk menyimpan tas berisi uang sekitar Rp400 juta, yang digondol pelaku.

"Profiling ini kami lakukan berdasarkan hasil pengambilan uji sampel sidik jari para pelaku yang ada di rumah dinas," ujar Kapolres Blitar Kota, AKBP Argo Wiyono, Kamis (15/12/2022).

Selain menggunakan sidik jari, proses profiling pelaku juga menggunakan keterangan sejumlah saksi. Sejauh ini polisi telah memeriksa 30 orang saksi berkaitan dengan kasus perampokan pada Senin (12/11/2022) dinihari itu.

30 orang saksi ini di antaranya Wali Kota Blitar Santoso dan istrinya, serta 3 orang penjaga yang merupakan anggota Satpol PP.

Baca Juga: Dua SPPG di Kota Blitar Berhenti Beroperasi, Ini Kata Korwil SPPI

"Dari keterangan sejumlah saksi juga kami gunakan untuk bahan profiling indentitas pelaku," imbuhnya

Polisi juga terus menganalisa rekaman CCTV yang menjadi salah satu kunci untuk mengunggkap identitas pelaku.

Argo memastikan bahwa saat ini tim khusus masih terus bekerja. Pengejaran terhadap pelaku juga tengah dilakukan.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Mas Ibin Raih Penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2025

Koordinasi dengan pemerintah sekitar wilayah Blitar juga sudah dilakukan untuk mengetahui arah pelarian dari para pelaku, yang sebelumnya diidentifikasi ke arah Malang.

"Kami pastikan tim sedang bekerja dan semua mengarah ke hal yang positif. Doakan saja secepatnya terungkap," tegas dia.

Argo juga meminta kepada masyarakat yang mengetahui informasi mengenai pelaku untuk segera melapor dan tidak menyebar luaskan ke media sosial. Sehingga kasus perampokan dan penyekapan Wali Kota Blitar Santoso ini bisa segera terungkap.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.