Sabtu, 20 Jun 2026 23:24 WIB

Tanam Pohon Kolaboratif untuk Selamatkan Kawasan Hutan Kota Batu

Penanaman pohon pinus di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Penanaman pohon pinus di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Penanaman bibit pohon dilakukan secara kolaboratif antara warga, Polres Batu, TNI, dan Perum Perhutani Divisi Regional Jatim di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kamis (15/12/2022).

Baca Juga: Kesal Disalip, Pria di Malang Lempari Mobil dengan Batu

Total ada 2000 bibit pohon jenis pinus ditanam dalam rangka penyelamatan lingkungan kawasan hutan.

Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jatim, Ahmad Sujaya mengatakan pohon yang ditanam jenis pinus. Penanaman ini sejalan dengan gerakan bulan menanam pohon nasional (BMPN) pada bulan Desember. Hal itu ditegaskan dalam Kepres RI nomor 24 tahun 2008.

"Gerakan ini agar menggugah kesadaran masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa menjadi kegiatan rutin. Karena pelestarian alam menjadi tanggung jawab bersama," ungkapnya.

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan Pangan, PDIP Jember Gerak Cepat Tanam Pendamping Nasi

Ia menambahkan, penanaman pohon di Dusun Brau sangat tepat dilakukan. Mengingat topografi wilayahnya berada di kemiringan. Sehingga tanaman tegakan keras diperlukan untuk menahan agar air tidak melimpas ke bawah begitu saja. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya erosi yang berujung tanah longsor.

"Maka pada wilayah atas harus ada tanaman keras untuk menahan air. Apalagi di area bawah sudah banyak beralih fungsi menjadi areal pertanian," imbuh dia.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Sementara itu, Kapolres Batu, AKBP Oscar Syamsuddin mengatakan jika semua pihak wajib menjaga lingkungan, jangan sampai dirusak. Pihaknya pun siap mendukung dari semua hal, baik saat penghijauan maupun pengamanannya.

"Lingkungan milik bersama, harus dijaga dan dirawat. Semua harus bahu membahu untuk mencegah bencana alam. Terlebih di Brau merupakan daerah rawan bencana tanah longsor," tuturnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.