Minggu, 21 Jun 2026 07:44 WIB

Pembukaan Porkab Ricuh saat Bupati Tuban Duet dengan Arda Naff

Suasana kericuhan saat Konser grub band Naff pada pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) ke-7 tahun 2022 di Kabupaten Tuban. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Suasana kericuhan saat Konser grub band Naff pada pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) ke-7 tahun 2022 di Kabupaten Tuban. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Konser Band Naff pada pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) ke-7 tahun 2022 di Kabupaten Tuban pada Selasa (13/12/2022) malam, berakhir dengan ricuh dan perang lempar botol.

Aksi anarkis itu berlangsung saat Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky tengah berduet dengan Arda vokalis Naff dengan membawakan lagu yang berjudul 'Akhirnya Aku Menemukanmu'.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

Acara yang semula tertib berubah menjadi ricuh setelah salah seorang dari pengunjung yang tengah berdiri di atas pundak temannya dengan membentangkan sepanduk terjatuh dan mengenai pengunjung lain.

Aksi saling jotos pun terjadi di tengah kerumunan penonton. Konser pun seketika dihentikan. Padahal konser baru berjalan sekira setengah jam.

Pengunjung lain yang kecewa karena konser dihentikan akibat aksi anarkis itu, kemudian emosi dan melempari dengan botol mineral pada kerumunan massa yang tengah berkelahi.

Perang lempar botol pun semakin memperkeruh suasana saat itu.

Salah satu penonton asal Kabupaten Bojonegoro Rizki (20) mengatakan, aksi kericuhan terjadi pada penonton di sisi sebelah barat atau kiri panggung.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman

"Awalnya tertib semua nyanyi bareng lagu hitsnya Naff bersama Bupati, tapi penonton yang di depan sebelah barat yang mengibarkan spanduk itu jatuh, langsung ramai pada tawuran," ujarnya Rabu (14/12/2022).

Menurutnya suasana malam itu berubah menjadi mencekam, para pengunjung wanita berhamburan berlari menyelamatkan diri. Petugas keamanan pun langsung masuk di tengah kerumunan untuk melerai massa yang sedang adu jotos.

"Baru sekitar 5 lagu yang dimainkan, langsung dihentikan. Kelihatannya mereka sebelum konser pada mabuk, soalnya kecium (tercium) bau alkohol yang menyengat," tambahnya.

Baca Juga: Tuban Terima Bansos Amaliyah Rp8,35 Miliar dari Pemprov Jatim

Senada, Nisa (22) warga Tuban mengaku kecewa dan menyayangkan, kegiatan yang digelar oleh Pemkab Tuban untuk menghibur warganya malah dinodai dengan aksi tawuran.

"Setiap ada konser pasti ada saja yang berulah. Padahal yang dibawakan lagu-lagunya slow. Harapannya kedepan bisa diamankan dulu anak-anak yang sekiranya akan membuat kericuhan dan jangan diperbolehkan masuk, biar tertib," tutupnya.

Sementara itu hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari pihak yang terkait.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.