Sabtu, 06 Jun 2026 23:51 WIB

Keren! Bank Sampah Gempar di Pacarkeling Pasuruan Bikin Lingkungan Bersih

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 13 Des 2022 17:14 WIB
Wakil Bupati Pasuruan bersama Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya meninjau Bank Sampah Gempar Pacarkeling (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Wakil Bupati Pasuruan bersama Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya meninjau Bank Sampah Gempar Pacarkeling (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Masyarakat Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan punya cara untuk mengatasi problem sampah yang menggunung.

Dengan bantuan PT Amerta Indah Otsuka, masyarakat desa yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Masyarakat Gerakan Membangun Pacarkeling (KSM Gempar) menggagas ecovillage program berupa bank sampah.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Dirintis sejak Tahun 2021 sampai peresmian gedung Bank Sampah Pacarkeling, pada Selasa (13/12/2022), kini bank sampah tersebut telah beranggotakan nasabah 268 keluarga yang tersebar di Dusun Bawang dan Krajan.

"Saat ini peserta Bank Sampah masih 268 KK di dua dusun. Setelah berjalan dan dua dusun ini bersih sampah, dusun-dusun lain rencanaya mau ikut. Target kami, penduduk Desa Pacarkeling yang berjumlah sekitar 800 KK ini ikut jadi nasabah semua. Karena selain efeknya lingkungan jadi bersih, masyarakat juga diuntungkan dari penjualan sampah plastik," papar Ketua KSM Gempar, Edi Suntor.

Untuk teknis pelaksanaannya, masyarakat yang ingin jadi nasabah harus mendaftar dahulu. Setelah itu, setiap nasabah memilah sampah non-organik yang memiliki nilai jual di rumah masing-masing, kemudian menyetorkannya ke bank sampah.

Setiap penyetoran akan dicatat di buku tabungan, dan kemudian nasabah bisa memperoleh uang dari setoran sampah itu.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Selain itu, warga juga diberikan edukasi mengenai cara mengelola sampah rumah tangga yang baik dan benar dimulai dari memilah sampah. Sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam pelaksanaan program bank sampah," ungkapnya.

Ke depan, Bank Sampah Gempar juga akan menyerap sampah organik warga untuk pengembangan budidaya magot. Hasil budidaya magot akan digunakan menjadi pakan ternak ikan lele yang kolamnya berada di lingkungan bank sampah.

Corporate Communication Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo mengatakan bahwa saat ini terdapat 200 ton sampah yang mencemari perairan Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Aduh! Kota Kediri Terpapar Plastik, Dominasi Sachet Wings dan Mayora

Hal tersebut mendorong perusahaan untuk menghadirkan Otsuka Eco Village yang bertujuan mengedukasi dan memberikan fasilitas bank sampah demi membantu masyarakat sekitar pabrik, agar dapat mengubah perilaku masyarakat agar dapat mengelola sampah baik non-organik, olorganik dan residu secara mandiri.

"Perusahaan tidak bisa berbuat apa-apa. Ini semua dari tekad masyarakat yang bergerak dan perusahaan hanya membantu," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.