Minggu, 21 Jun 2026 03:50 WIB

Tak Disangka! Kakek Penjual Kue di Surabaya ini Ternyata Sindikat Narkoba

Kakek penjual kue asal Jalan Srikana, Surabaya yang terlibat peredaran narkoba (Foto-foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)
Kakek penjual kue asal Jalan Srikana, Surabaya yang terlibat peredaran narkoba (Foto-foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)

jatimnow.com - Siapa sangka, kakek-kakek yang setiap harinya berjualan kue keliling, ternyata seorang pengedar narkoba yang selama ini menjajakan sabu di wilayah Gubeng dan Tambaksari, Surabaya.

Tak tanggung-tanggung, kakek bernisial GS, warga Jalan Srikana, Gubeng, Surabaya itu sudah menjadi bagian dari bandar yang menghuni salah satu lapas di Jawa Timur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kini kakek 56 tahun itu sudah ditangkap Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan sejumlah barang bukti narkoba yang siap diedarkan. Dia disergap Unit III dipimpin Kanit Iptu Suparlan pada November 2022 lalu.

"Tim kami juga berhasil menyita 19 poket sabu siap edar dengan berat 10,8 gram, yang ditemukan di dalam saku celananya," ujar Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, Senin (12/12/2022).

Selain itu, dalam penggeledahan di rumah kakek itu, timnya juga menyita timbangan elektrik, satu pak plastik, alat isap sabu, kartu ATM, ponsel, dan uang Rp350 ribu hasil penjualan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat ditangkap dulu, pelaku hanya membelikan rekannya. Namun dalam setahun belakangan setelah bebas itu dia dipercaya oleh bandar narkoba asal lapas di Jatim untuk mengendalikan peredaran," ungkap Daniel.

Alumni Akpol 2004 ini menambahkan, wilayah peredaran yang dijangkau kakek berkepala plontos ini, tergolong cukup lebar. Dia juga mengendalikan para pengecer narkoba di bawahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Sekali transkasi dia bisa menghabiskan 20 sampai 30 gram sabu. Dengan wilayah edar seperti di daerah Gubeng dan Tambaksari," ungkap Daniel.

Tercatat pula bahwa kakek GS merupakan residivis dalam kasus yang sama. Selain mengedarkan, kakek ini juga terbukti sebagai pemakai aktif sabu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.