Minggu, 21 Jun 2026 11:40 WIB

Catat Pak RT-RW! Ini Tugas dari Wali Kota Surabaya Jelang Tahun Baru 2023

Ilustrasi penyekatan di ruas masuk Surabaya. (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi penyekatan di ruas masuk Surabaya. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkot bersama Forkopimda Surabaya menyiapkan skema khusus menjelang Natal dan Tahun Baru 2023. Upaya penjagaan ketat hingga penyekatan dilakukan di wilayah-wilayah perbatasan Surabaya. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kericuhan hingga keamanan warga dari luar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengungkapkan pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran (SE) kepada seluruh rumah ibadah dan perhotelan tentang imbauan operasional saat Natal dan Tahun Baru 2023.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Nanti di dalam surat edaran kami, akan disampaikan bahwa terkait pengunjung yang masuk ke dalam hotel, akan menjadi tanggung jawab pihak hotel, seperti misalnya ada yang bawa sajam dan lainnya,” ucap Eri, dalam siaran resminya, Sabtu (10/12/2022).

Sedangkan untuk perayaan malam tahun baru, Eri akan menugaskan RT dan RW menggelar acara lokal di kampung. Tujuannya, agar semua warga tak ikut konvoi di jalan-jalan Kota Pahawan.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

"Jadi, nanti yang dari luar sudah kita lakukan penyekatan di masing-masing pintu masuk Surabaya. Lalu di kecamatan akan kita gerakkan untuk menggelar acara sendiri-sendiri, dan di dalam kota kita akan melakukan patroli dengan jajaran Pemkot dan Forkopimda," beber Eri.

Lalu dalam melakukan pengamanan di dalam kota pada malam tahun baru, Pemkot Surabaya akan dibantu oleh TNI dan Polri. Begitu pun di setiap penyekatan pada batas-batas keluar masuk Surabaya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

"Makanya nanti, jamaah yang masuk ke gereja harus melewati metal detector dan harus sesuai dengan jadwal dan sesuai dengan kartu yang biasanya dipegang oleh para jamaah, sehingga bisa diketahui siapa saja yang beribadah di waktu-waktu tertentu," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.