Senin, 15 Jun 2026 11:05 WIB

Tingkatkan Kapasitas Guru, Revo Edu Gelar IWSER

Seminar yang digelar oleh Revo Edu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Seminar yang digelar oleh Revo Edu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peningkatan kualitas diri pada era digital dalam rangka memperbaharui kompetensi dan kapasitas guru sangatlah penting. Sebab guru merupakan ujung tombak dan penentu keberhasilan program dan menjadikan peserta didik yang lebih berkualitas.

Untuk itu, Revo Edu (Revolusi Edukasi) hadir demi mendukung kemajuan tersebut. Bersama Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pendidikan Kota Batu, Revo Edu menggelar Seminar The 2nd International Webinar Series Educational Revolution (IWSER).

Baca Juga: Calon Guru Berprestasi, Mahasiswi Unusa Juara Jujitsu Nasional

Seminar hybrid melalui aplikasi Zoom Meeting diikuti oleh 500an peserta dari Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan lainnya. Total ada 7 negara yang mengikuti.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko sangat mendukung seminar ini tujuannya agar para guru bisa menemukan metode atau media yang inovatif dalam meneruskan aktivitas pembelajaran dengan menggunakan teknologi agar berlangsung lebih optimal dan maksimal.

"Pemkot Batu memberikan dukungan penuh bagi setiap upaya untuk meningkatkan dan memajukan kualitas guru. Kegiatan seperti ini sebagai wujud komitmen meningkatkan mutu tenaga pendidik yang memiliki tugas untuk membentuk karakter generasi Indonesia di masa mendatang," ungkapnya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Dewanti mengingatkan setiap guru juga dapat melakukan peningkatan kualitas maupun kompetensinya secara mandiri agar dapat lebih maju.

Sementara itu, Ceo Revo Edu, Evania Yafie mengatakan jika seminar ini merupakan sosial program yang tidak dipungut biaya untuk mendukung dunia pendidikan, khususnya lingkup Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

"Jadi dalam seminar ini kita memberikan beberapa metode dan pemahaman dalam pengajaran supaya skill para guru bisa meningkat atau update dengan teknologi. Selain itu beberapa pemaparan lainnya yaitu media pembelajaran yang pas di era sekarang, strategi pembelajaran, dan parenting kepada anak," kata Eva.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Pihaknya pun siap membantu sekolah yang membutuhkan pendampingan tanpa dipungut biaya. Sekolah yang ingin mendapatkan pendampingan bisa menghubungi melalui Instagtam, email, dan WhatsApp Revo Edu.

"Bisa langsung menghubungi kami, tanpa biaya alias gratis. Ini adalah bentuk pengabdian kami kepada dunia pendidikan," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.