Sabtu, 20 Jun 2026 04:42 WIB

Stok Bahan Pokok Jelang Nataru Aman, Warga Jatim Tak Perlu Panik

Operasi pasar yang digelar Pemprov Jatim di 25 pasar di Jatim (foto: Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Operasi pasar yang digelar Pemprov Jatim di 25 pasar di Jatim (foto: Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Program Pemprov Jawa Timur bertajuk operasi pasar masih berlanjut. Direktur PT Jatim Graha Utama, Mirza Muttaqien yang ditunjuk sebagai pelaksana program memastikan stok bahan pokok mengakui sangat cukup menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).

Operasi pasar yang digelar di 25 titik pasar di Jatim ini selain menjadi kontrol bahan pokok, juga menyiapkan sembako murah yang bisa dinikmati.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Bahkan, lanjut Mirza, operasi pasar yang digelar sejak September 2022 ini mendapat apresiasi dari warga, karena biasanya menjelang nataru, harga bahan pokok melonjak drastis.

"Harga itu sangat terjangkau bagi masyarkat," ucap Mirza, Jumat (9/12/2022).

Ia mencontohkan, seperti harga beras grade A, di pasar tradisional per 5 kilogram mencapai Rp62 ribu, sedangkan harga operasi pasar hanya Rp52.500.

Begitu juga dengan gula. Harga di pasar berkisar Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram, sedangkan harga operasi pasar hanya Rp12.300 hingga Rp12.500 per kilogram.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

"Kami menawarkan di bawah harga rata-rata pasar," jelas Mirza.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim, Iwan mengatakan program yang digagas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa itu merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah berupaya menyediakan bahan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, dengan ketersediaan yang juga cukup besar.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Sangat bisa mencakup kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun," katanya.

Dia juga menegaskan harga bahan pokok di pasar meningkat karena tren Nataru, bukan karena stok bahan baku di Jawa Timur yang menipis.

"Sesuai info yang kami terima, semua masih sangat aman," tegasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.