Rabu, 17 Jun 2026 07:25 WIB

Puluhan Investor SBT Polisikan Pengasuh Ponpes di Kediri

Peni (tengah) bersama para investor Sugih Berkah Trade (SBT). (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Peni (tengah) bersama para investor Sugih Berkah Trade (SBT). (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan investor Sugih Berkah Trade (SBT) akhirnya melaporkan IU, pengasuh Pondok Pesantren Bani Ridwan, di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri ke polisi Kamis (8/12/2022). Mereka datang ke SPKT Polres Kediri Kota dengan membawa sejumlah bukti, seperti chat, surat kontrak hingga bukti transfer.

Sekitar 40 investor ini mengaku kecewa karena profit yang dijanjikan oleh IU sebagai koordinator SBT tersebut belum juga cair. Tagline aman modalnya, nyata hasilnya yang sempat digembor-gemborkan oleh IU, nyatanya para investor juga kesulitan untuk meminta modal mereka kembali.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Salah satu korban, Peni Hediyati mengaku kecewa karena modal awal yang dimintanya tak kunjung diberikan. Bahkan profit 10 persen yang dijanjikan IU setiap bulannya macet hingga 9 bulan per Desember ini.

"Saya mau melaporkan koordinator karena ada penipuan berkedok investasi trading. Saya pribadi total kerugian Rp125 juta. Jadi di sini saya mau minta modal saya kembali karena mereka menjanjikan modalnya aman. Tapi ketika saya meminta modalnya kembali ternyata zonk," kata Peni.

Peni bergabung ke SBT sejak Oktober lalu dengan menanamkan moda awal Rp125 juta. Dia baru menerima profit 6 kali atau 6 bulan. Artinya dia baru menerima Rp75 juta. Jika modal itu tidak kembali, Peni mengalami kerugian mencapai Rp50 juta.

"Saya sudah menikmati profit sebanyak 6 kali atau 6 bulan, lalu saya mau minta modal saya tidak diberikan hingga saat ini, sudah 8 bulan saya minta. Kalau macetnya, sama bulan ini ya 9 bulan berarti, sejak April," tambah Peni.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Korban lain asal Kediri agus, bahkan lebih nahas lagi. Bergabung awal Maret 2022 dengan modal awal Rp90 juta, Agus belum pernah menerima profit sama sekali. Modal yang ia setorkan pun lenyap.

"Saya belum profit sama sekali," terang Agus.

Sebelumnya, puluhan investor ini juga mendatangi IU di Pondok Pesantren Bani Ridwan, di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Namun pertemuan Minggu (19/11/2022) malam itu tak membuahkan hasil apapun.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

IU hanya berjanji akan berupaya untuk bisa memaksimalkan potensi-potensi yang ada dan mengembalikan aset member atau investor.

Dalam bisnis ini, IU adalah sosok yang bertugas untuk mencarikan member di Kediri. Sementara Komisaris Investasi SBT ada sosok JI.

Sementara itu belum ada keterangan dari pihak kepolisian soal laporan para investor SBT ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.