Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Bule Tunisia akan Bunuh Diri di Jembatan Suramadu, Kisahnya Bikin Trenyuh

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 06 Des 2022 20:56 WIB
ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Polisi menyebut bahwa motif Brandy Bridgi, bule asal Tunisia yang akan bunuh diri di Jembatan Suramadu adalah sakit hati. Bule 40 tahun itu diselingkuhi istrinya, bahkan diusir.

"Dari keterangannya lagi ada masalah keluarga. Katanya istrinya yang tinggal di daerah Kenjeran, Surabaya itu selingkuh dengan pria lain. Saat jenguk anaknya juga nggak boleh, malah diusir. Kemudian katanya ingin menenangkan diri, dan kami temukan di Suramadu itu," terang Kanitreskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi saat dikonfirmasi, Selasa (6/12/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Soeryadi menjelaskan, bahwa Brandy bekerja di Jepang. Sebelum berangkat ke negara berjuluk Matahari Terbit itu, ia menikah dengan wanita asal Surabaya dan dikaruniai dua orang anak.

Semenjak ditinggal berkerja itu, hubungan keluarganya tak lagi sehat. Istrinya kerap marah-marah dan meminta cerai. Namun oleh Brandy tetap dipertahankan, karena mementingkan anak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dan pagi tadi, Brandy bela-belain datang ke Surabaya untuk menemui istri dan anaknya itu, dan ingin menyelesaikan masalah. Namun, saat sampai di rumah sang istri, ia malah diusir.

Dari situlah, ia merasa sangat kecewa. Brandy kemudian pergi ke arah Jalan Jembatan Suramadu dengan mengendarai motor Honda Scoopy. Hingga kemudian ditemukan pengguna jalan tengah berdiri di pembatas Jembatan Suramadu, tepat di bentang tengah, diduga hendak bunuh diri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalau dari pengakuannya, memang yang bersangkutan ini sakit hati. Namun tadi setelah kami lakukan penanganan, ia akhirnya tenang. Sudah sehat, sudah aman. Kemudian kami antar ke tempat tinggalnya di daerah Juanda," jelanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.