Senin, 15 Jun 2026 19:37 WIB

Cara Mas Ipin Kendalikan Inflasi di Trenggalek

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat membagikan bantuan sosial (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat membagikan bantuan sosial (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) bersama jajaran Forkopimda menyalurkan bantuan sosial inflasi kepada masyarakat Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.

Bantuan diberikan sebagai dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Selain bantuan sosial ini, untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok, pihaknya juga melakukan upaya perlindungan sosial dengan melakukan operasi pasar. 400 paket sembako senilai Rp160 ribu, dijual dengan harga Rp99.500.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Mas Ipin berarap, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kenaikan BBM beberapa waktu lalu memicu kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat. Bantuan yang diberikan ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga BBM.

"Inflasi ini bila tidak kita kendalikan, uang menjadi tidak ada nilainya," ujar Mas Ipin, Selasa (6/12/2022).

Mas Ipin menyebut, bantuan ini menyasar masyarakat yang bekerja di sektor perekonomian. Katanya, sasaran bantuan ini bukan masyarakat miskin, dengan harapan mereka yang bekerja di sektor perekonomian tidak ikut menaikkan harga. Sehingga daya beli masih terjangkau oleh masyarakat miskin.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

"Ini alasannya kenapa yang menerima bantuan tidak harus masyarakat miskin. Ini dimaksudkan, agar sektor yang bersinggungan dengan kenaikan BBM tidak menaikkan harga komoditas yang dihasilkan," terang dia.

Sektor ekonomi yang disasar dalam penerimaan bantuan ini di antaranya pengusaha angkutan, petani, perikanan dan pedagang sayur keliling. Menurut Mas Ipin, jika inflasi ini tidak bisa dikendalikan, maka akan memberikan dampak ekonomi secara menyeluruh.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Kalau inflasi ini tidak terkendali, maka akan berdampak ekonomi secara menyeluruh, karena daya beli masyarakat yang rendah. Maka untuk mengendalikan inflasi ini, Pemkab Trenggalek berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mengendalikan inflasi," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.