Selasa, 16 Jun 2026 10:48 WIB

Kuli Bangunan di Surabaya Digerebek Usai Kemas Ulang Sabu

Kuli bangunan di Surabaya yang nyambi jadi pengedar sabu (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)
Kuli bangunan di Surabaya yang nyambi jadi pengedar sabu (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)

jatimnow.com - Seorang kuli bangunan berinisial HUP (25), asal Jalan Rangkah, Surabaya ditangkap polisi lantaran mengedarkan narkoba jenis sabu.

Dia ditangkap Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya. Dalam penggeledahan juga disita 11 poket sabu siap edar dengan berat total 2,9 gram yang disimpan tersangka di dalam dompet perhiasan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami sergap tersangka sepulang dari lembur bekerja sebagai tukang atau kuli bangunan. Saat digeledah barang bukti itu ditemukan di dalam tas selempang milik tersangka yang ada di dalam rumah," ujar Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, Selasa (6/12/2022).

Dalam pemeriksaan tersangka mengaku bisnis terlarang itu dijalankannya agar cepat kaya. Pria bertubuh kurus itu bahkan telah menyiapkan modal Rp3,7 juta untuk membeli sabu, hingga kemudian dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tersangka membeli sabu dari seorang pria berinisial MAS yang saat ini masih diburu. Pembelian dilakukan melalui sistem ranjau di sekitar Jalan Semolowaru, Surabaya.

"Awalnya tersangka mendapatkan satu poket sabu dengan berat tiga gram. Kemudian dipecah menjadi kemasan poket kecil siap edar itu," terang Alumni Akpol Tahun 2004 tersebut.

Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku baru sekali membeli sabu tersebut. Uang yang digunakan adalah hasil kerjanya sebagai kuli bangunan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Uang pembelian sudah disetor tersangka, tapi ia belum sempat menjual sabu tersebut. Rencananya sabu tersebut hendak dijual ke pembelinya.

"Kami tangkap sebelum tersangka mengedarkan sabu tersebut. Ia mengaku menjual untuk mendapat keuntungan," tandas Daniel.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.