Senin, 22 Jun 2026 19:40 WIB

Maling Masih Gentayangan, Guru di Jombang Diminta Bawa Pulang Aset Berharga

Tangkapan layar sksi pelaku pencurian di SDN Jatibanjar, Kecamatan Ploso yang terekam kamera CCTV.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Tangkapan layar sksi pelaku pencurian di SDN Jatibanjar, Kecamatan Ploso yang terekam kamera CCTV.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Maraknya aksi pencurian barang elektronik di sejumlah sekolah dasar yang ada di wilayah pinggiran Kabupaten Jombang, mendapat respons dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K), Kabupaten Jombang.

Untuk mengantisipasi agar kejadian itu tidak terus terulang. Dinas P dan K, mengimbau pada para kepala sekolah agar mengamankan barang elektronik dari sekolah.

Baca Juga: Pegawai Honorer Kota Probolinggo Nekat Curi Traktor di Gudang DKP3

Kepala Dinas P dan K Jombang, Senen menjelaskan saat ini sudah ada 9 sekolah di Jombang yang menjadi sasaran aksi pembobolan. Jumlah ini ada di beberapa tempat, yaitu tiga SDN di Kecamatan Wonosalam, yakni SDN Wonosalam 3, SDN Wonosalam 5 dan SDN Carangwulung 2.

Selain itu, dua SDN di Kecamatan Bareng juga turut menjadi sasaran. Yakni SDN Tebel 1 dan SDN Ngampungan. Kemudian para pencuri kembali beraksi di Kecamatan Tembelang, dengan menyatroni SDN Kedungotok. Dan terakhir, SDN Kauman Kabuh, SDN Mentaos Gudo dan SDN Jatibanjar Ploso.

Ia menyebut 9 sekolah yang kemalingan itu, ada penjaga sekolahnya. Namun hal itu juga belum cukup untuk mengantisipasi aksi pencurian yang hingga kini pelakunya belum tertangkap.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

"Ada sekitar 9 lembaga SD. Rata-rata yang kecolongan itu ada penjaganya juga. Tapi pencurinya kan juga mempelajari situasi. Di saat penjaga tidak ada di sekolah, maka pencurinya masuk," ungkapnya, Kamis (1/12/2022).

Untuk mengantisipasi peristiwa pencurian ini, pihak Dinas sudah mengeluarkan instruksi. Yakni meningkatkan pengamanan di sekolah. Yang kedua, menjalin komunikasi dengan masyarakat agar turut berpartisipasi menjaga keamanan sekolah.

"Selanjutnya diintruksikan untuk memasang kamera CCTV. Terutama pada teman-teman yang sekolahnya belum ada," tegasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

Ia mengaku selain memberikan surat edaran dan instruksi pada sekolah. Ia juga melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait di lingkungan pendidikan.

"Harapan kami memang aset-aset yang berharga, yang selama ini menjadi sasaran pencuri, agar dibawa pulang dan pada saat proses pembelajaran dibawa kembali ke sekolah," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.