Selasa, 16 Jun 2026 23:02 WIB

Pijitan Berujung Penganiayaan di Surabaya, Tetangga Masak Gitu Sih?

Ilustrasi penganiayaan/jatimnow.com
Ilustrasi penganiayaan/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang nenek-nenek asal Jalan Tempel Sukorejo, Tegalsari, Surabaya diduga dianiaya tetangganya hingga mengalami luka memar pada bagian wajah.

Kejadian memilukan itu dialami nenek bernama Hariani (72). Dia diduga dianiaya oleh MN (54), seorang perempuan yang merupakan tetangganya sendiri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Penganiayaan tersebut terjadi ketika keduanya pulang mengikuti pengajian di kampung, pada Jumat (25/11/2022) malam. Saat itu korban mengenakan koyok pada bagian kakinya.

Melihat itu, MN menawarkan diri untuk memijat korban agar rasa capeknya berkurang.

"Katanya mama, karena ada tempelan koyo di kakinya mama, pelaku menawari untuk memijat mama di rumah. Mama nggak curiga, ya bilang iya saja," ujar anak kandung Hariani, Terry Anggoro (38) kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Terry menambahkan, saat itu MN sempat mengunci pintu rumah dari dalam sebelum memijat Hariani dengan alasan agar tidak ada orang yang masuk. Usai memijat, MN mengajak Hariani ke kamar mandi dengan alasan mencuci kaki agar tidak pegal-pegal.

"Pas di kamar mandi, leher mama langsung dipegang dan dicelupkan ke bak mandi. Selain itu juga dibenturkan ke tembok. Beruntung mama sempat teriak minta tolong," tambah Terry.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tetangga yang mendengar teriakan itu langsung menuju rumah Hariani. Karena dikunci, tetangga tidak bisa masuk. Merasa aksinya ketahuan, MN langsung kabur melewati pintu depan dan menerobos tetangga yang sudah berkumpul.

"Saat keluar dari rumah mama saya, sambil berlari dia juga mengumpat berulang kali. Tapi saat itu tetangga sedang fokus memberi pertolongan ke mama sehingga tidak menghiraukan," tegasnya.

Terry yang tidak tinggal serumah dengan ibunya, langsung dihubungi oleh para tetangga. Ia lantas datang bersama anggota Polsek Tegalsari. Saat menghampiri rumah kontrakan pelaku, MN telah menghilang hingga saat ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Sudah melapor ke Polsek Tegalsari. Kemarin juga ditemani visum," pungkasnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, AKP Marji Wibowo mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan pendalaman.

"Iya sudah melapor, masih kami selidiki," singkatnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.