Kamis, 18 Jun 2026 13:19 WIB

Festival Arsitektur Nusantara Jadi Ajang Kreasi Anak Muda Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Senin, 28 Nov 2022 12:50 WIB
Ipuk saat menghadiri penganugerahan para pemenang lomba pada penutupan Festival Arsitektur Nusantara. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Ipuk saat menghadiri penganugerahan para pemenang lomba pada penutupan Festival Arsitektur Nusantara. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Perhelatan Festival Arsitektur Nusantara menjadi ajang anak muda Banyuwangi dalam adu kreasi. Mulai dari sayembara desain masterplane perumahan MBR (Masyarakst Berpenghasilan Rendah), Wawarah in Osing yang merupakan ajang adu konsep tata ruang, hingga lomba fotografi sejumlah bangunan ikonik di Banyuwangi.

Selama tiga hari, sejak Jumat (25/11/2022) hingga Minggu (27/11/2022), hasil karya para anak muda di Banyuwangi itu, dipamerkan di Gedung Juang 45 Banyuwangi. Hasil karya mereka dipertunjukkan ke publik.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kreasi para anak muda Banyuwangi itu. Ia berharap dengan ajang tersebut, dapat menjadi pelecut lahirnya arsitek-arsitek top dari ujung timur Jawa ini.

“Semoga nanti akan lahir para arsitek top dari Banyuwangi yang karyanya bisa mendunia,” ungkap Ipuk saat menghadiri penganugerahan para pemenang lomba pada penutupan festival tersebut, Minggu malam (27/11/2022).

Sentuhan para arsitek, menurut Ipuk, memiliki peran penting dalam proses pembangunan. Kehadiran arsitektur tidak hanya menjamin kualitas bangunan, namun juga meliputi fungsional, artistik dan sisi-sisi lain yang jarang diperhatikan.

“Tidak sekadar indah dilihat, tapi juga memegang prinsip-prinsip ramah lingkungan dan efisien. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak pihak. Tidak asal mewah dan indah,” ungkap Ipuk.

Salah satu bangunan yang mendapat sentuhan arsitek di Banyuwangi adalah Bandara Internasional Banyuwangi. Bangunan yang dirancang oleh Andramatin ini, ini mengedapankan konsep ramah lingkungan dan atribusi lokalitas.

“Alhamdulillah, bandara kita ini, tidak hanya nyaman, tapi juga banyak mendapat apresiasi dari tingkat nasional hingga internasional,” ujar Ipuk.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

“Baru-baru saja, bandara Banyuwangi ini mendapatkan penghargaan internasional dalam bidang arsitektur, Aga Khan Award. Ini merupakan penghargaan yang diterima Indonesia setelah lebih dari 20 tahun absen,” cerita Ipuk yang menerima langsung penghargaan itu di Oman beberapa waktu lalu.

Ipuk berharap, dengan terselenggaranya Festival Arsitektur Nusantara ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadirkan bangunan yang baik dan sadar lingkungan.

“Sehingga nantinya tata ruang di Banyuwangi bisa semakin baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Banyuwangi Danang Hartanto mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para peminat dunia arsitektur.

Baca Juga: Bupati Ipuk Ajak Ikawangi Perkuat Soliditas Membangun Banyuwangi

“Tidak hanya yang dari Banyuwangi saja, tapi juga dari luar kota juga banyak yang tertarik untuk terlibat,” terangnya.

Danang memaparkan ada ratusan peserta yang terlibat dalam sejumlah lomba yang digelar dalam Festival Arsitektur Nusantara tersebut. Tidak kurang 78 peserta yang mengikuti Wawarah in Osing, 49 peserta lomba masterplane perumahan MBR, dan 44 peserta lomba fotografi bangunan bertema Etnic Elit.

“Pada malam ini, kita akan memberikan penganugerahan bagi para pemenang,” ungkapnya.

Untuk lomba Wawarah in Osing dimenangkan oleh pasangan Julia Rimadini dan Khoirunnisa sebagai juara pertama. Sedangkan untuk lomba desain masterplane perumahan MBR dimenangkan oleh Riski Saputra. Adapun lomba fotografi dijuarai oleh Ikrom Nur Wahid Setiawan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.