Kamis, 18 Jun 2026 18:59 WIB

Pria Jombang Ceburkan Diri ke Brantas, BPBD Sisir Sungai hingga Mojokerto

BPBD Kabupaten Jombang saat melakukan penyisiran di Sungai Brantas untuk mencari korban cebur diri.(foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
BPBD Kabupaten Jombang saat melakukan penyisiran di Sungai Brantas untuk mencari korban cebur diri.(foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belum diketahui secara pasti penyebab Jupri (58) warga Dusun Ngotok, Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, yang menceburkan diri ke sungai Brantas di Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, pada Sabtu (26/11/2022).

Meski demikian, upaya pencarian korban terus dilakukan tim gabungan Basarnas Surabaya dan BPBD Kabupaten Jombang, hingga satu hari setelah peristiwa pilu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Bahkan, untuk menemukan korban di tengah tingginya debit air sungai Brantas, tim pencarian melakukan penyisiran dari awal tempat kejadian musibah (TKM) hingga ke Mojokerto.

"Kami turunkan satu tim perahu karet silinger, untuk melakukan penyisiran dari awal TKP hingga ke Pageruyung Mojokerto, sejauh radius 10 kilometer, " kata Kepala Tim SAR BPBD Jombang, Abdi Prawoko, Minggu (27/11/2022)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia mengaku selain melakukan penyisiran, tim pencarian BPBD Kabupaten Jombang juga mendirikan posko. Tak hanya itu, BPBD Jombang juga berkordinasi dengan tim Basarnas Surabaya.

"Tahap awal ini kita terjunkan tim terdiri atas lima orang untuk melakukan penyisiran dan pencarian, sekaligus menunggu tim SAR dari Basarnas Surabaya," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menjelaskan jika pencarian ini menemui kendala. Namun upaya pencarian akan dilakukan tetap sesuai dengan standard operasional pelayanan (SOP) selama tujuh hari ke depan hingga korban ditemukan.

"Kendala pada saat ini adalah pada debit air yang sangat tinggi, karena dari hulu ada hujan sejak kemarin. Tapi SOP tetap kami jalankan, dengan melakukan pencarian selama tujuh hari, mulai pukul 07.00 hingga 17. 00 WIB," pungkasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.