Sabtu, 20 Jun 2026 17:44 WIB

Tak Ingin Ada Warga Kediri Putus Sekolah, Mas Dhito Kucurkan Bantuan Pendidikan

Pemberian bantuan sosial pendidikan melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA). (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
Pemberian bantuan sosial pendidikan melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA). (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Hanindhito Himawan Pramana kembali mengucurkan bantuan sosial pendidikan melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) tahap kedua kepada ribuan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Kediri.

Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis di STIKES Pamenang Pare, Kamis (24/11/2022). Total anggaran yang dikucurkan pada tahap ini sebanyak Rp3.239.500.000 dengan jumlah penerima 2.200 anak dari keluarga tidak mampu.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Adapun rinciannya, tingkat SMP/MTS sebanyak 1.121 anak, tingkat SMA/SMK/MA sebanyak 1.039 anak dan 40 tingkat mahasiswa.

Mas Dhito mengharapkan bantuan sosial pendidikan tersebut dapat membantu keberlangsungan pendidikan warganya sehingga mampu menimba ilmu secara maksimal.

"Mas Bupati (Mas Dhito) menginginkan anak usia sekolah kelak saat dewasa dapat memberikan kontribusi bagi Kabupaten Kediri," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Mokhamat Muhsin saat penyaluran bantuan.

Menurut Muhsin, bupati tidak menginginkan ada anak di Kabupaten Kediri yang tidak sekolah, terlebih karena alasan biaya. Untuk itu, pada tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan anggaran bantuan sosial pendidikan sebesar Rp22,5 miliar.

Dari anggaran yang dialokasikan itu, penyaluran bantuan GNOTA tahap pertama telah dilakukan pada September 2022 dengan penerima 241 orang mahasiswa. Bahkan, diungkapkan Muhsin, khusus untuk mahasiswa yang bersekolah di STIKES Pamenang diakui kuota penerima akan ditambah.

"Adik-adik setelah lulus nanti dan pulang ke kampung masing-masing diharapkan dapat ikut serta membangun Kabupaten Kediri di bidang kesehatan, " ungkapnya di depan para mahasiswa penerima bantuan sosial pendidikan.

Setelah penyaluran bantuan sosial pendidikan tahap kedua rampung, nantinya bakal dilanjutkan penyaluran bantuan tahap ketiga. Adapun bagi pelajar yang telah mendaftar pengajuan bantuan pendidikan di sekretariat GNOTA, diminta untuk bersabar menunggu proses verifikasi akhir.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Paling lambat pekan pertama atau kedua Bulan Desember semua bantuan pendidikan diharapkan telah tersalurkan semua," ucapnya.

Melalui Muhsin, bupati berpesan kepada pelajar penerima bantuan pendidikan untuk tetap semangat dalam belajar. Hal itu mengingat pendidikan menjadi faktor penting yang akan mempengaruhi masa depan anak.

"Pendidikan menjadi faktor penting bagi masa depan, alasan biaya jangan menjadi faktor penyebab putus sekolah, dan kita akan terus pantau," tandasnya.

Sementara itu, Alfian Putra Adiguna (12) pelajar kelas VII SMP Negeri 1 Badas yang ditemui di acara penyerahan bantuan mengaku dirinya telah mendapatkan bantuan pendidikan sejak kelas 6. Bantuan yang diterima sangat membantu dalam pendidikannya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Bantuan untuk bayar sekolah, kalau sisa untuk beli tas, sepatu dan kebutuhan sekolah lain," akunya.

 

 

(ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.