Rabu, 17 Jun 2026 18:02 WIB

Maling Gasak Barang Elektronik di SD Pinggiran Jombang, Ini Tampangnya

Aksi kawanan maling spesialis barang elektronik saat terekam kamera CCTV di ruang guru SDN Kedungotok, Kecamatan Tembelang. (Foto: tangkapan layar)
Aksi kawanan maling spesialis barang elektronik saat terekam kamera CCTV di ruang guru SDN Kedungotok, Kecamatan Tembelang. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Aksi kawanan maling spesialis barang elektronik di sekolah dasar yang ada di pinggiran Kabupaten Jombang, kembali terjadi, pada Jumat (25/11/2022) dini hari, sekitar pukul 01.10 WIB.

Akibat peristiwa pencurian ini SDN Kedungotok, Kecamatan Tembelang, mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Lantaran 7 proyektor, 3 chromebook raib digondol kawanan maling.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Kepala SDN Kedungotok, Ernawati menjelaskan peristiwa pencurian ini diketahui pihak sekolah saat salah satu guru menerima laporan dari penjaga sekolah, yang mendapati pintu sekolah terbuka.

Usai mengetahui kondisi itu, penjaga sekolah langsung melaporkan ke salah satu guru yang letak rumahnya tak jauh dari sekolah. Kemudian guru itu pada pukul 6.00 WIB memberikan informasi pencurian itu ke rumah. Setelah dilihat, sejumlah barang elektronik milk sekolah hilang.

"Pertama tahu jam 5 pagi waktu penjaga mau masuk bersih-bersih, tahu pintu rusak, dan laptop gak ada terus laporan ke Pak Agus. Semua terbuka, laci terbuka ruang IT terbuka," ucapnya.

Selanjutnya, ia melihat rekaman kamera CCTV yang ada di dalam ruang guru. Terlihat maling ini masuk ruang guru melalui jendela yang ada teralis besinya.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Masuk lewat pintu gak bisa, kesulitan karena ada lapisan besinya. Terus masuk lewat jendela, kemudian memutar arah CCTV yang mengarah ke indoor. CCTV diputar supaya gerakan dia (pelaku) tidak terekam kamera CCTV," paparnya.

Ia mengaku aksi pelaku sudah terekam kamera CCTV yang ada di rumah guru. Dari rekaman CCTV diketahui pelakunya dua orang dengan ciri-ciri, satu orang mengenakan topi. Dan satu pelaku lainnya memiliki rambut panjang.

"Dilihat dari CCTV kejadian itu pukul 1.10 WIB. Yang satu gondrong dan yang satu itu pakai topi," katanya.

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

Usai melihat kamera CCTV, Erna mengaku melaporkan ke pihak kepolisian setempat.

"Sudah laporan ke polisi. Tadi pagi juga sudah datang ke sekolah," tukasnya.

Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. Hal ini dikarenakan aksi pencurian barang elektronik ini terjadi di beberapa sekolah yang ada di wilayah pinggiran Kabupaten Jombang.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.