Minggu, 14 Jun 2026 07:01 WIB

Kali Pacal Meluap, Banjir Rendam 5 Desa di Bojonegoro

Kondisi Banjir di Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen. (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kondisi Banjir di Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen. (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir luapan Kali Pacal merendam permukiman warga dan ratusan hektare areal persawahan 5 desa di Kabupaten Bojonegoro. Kelima desa ini berada di 2 kecamatan.

Ketinggian air paling parah mencapai pinggang orang dewasa. Akibat banjir tersebut aktivitas warga pun menjadi terganggu.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Berdasarkan data yang dihimpun desa yang terdampak banjir yakni Desa Jumput, dan Desa Sidodadi di wilayah Kecamatan Sukosewu. Sementara di Kecamatan Balen ada Desa Sidobandung, Desa Ngadiluhur dan Desa Kabunan.

Akibat dari banjir itu sejumlah rumah warga yang berada tidak jauh dari Kali Pacal terandam banjir dengan ketinggian mencapai 30 hingga 70 Cm. Selain itu banjir juga merendam ribuan hektar sawah yang baru saja ditanami benih padi.

Menurut Efendi (25) warga Desa Ngadiluhur, banjir mulai datang sekitar sejak kamis (24/11/2022) malam. Banjir kali ini adalah luapan yang besar dibanding tahun sebelumnya.

"Malam itu sudah mulai, tapi subuh tadi air memakin tinggi dan masuk rumah," ujarnya, Jumat (25/11/2022).

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Dia juga menyebut banjir merendam rumah warga di 6 dusun yang ada di Desa Ngadiluhur. Diantaranya Dusun Jati, Dusun Susukan, Dusun Jartal, Dusun Kalimati, Dusun Glonggong dan sebagian Dusun Barek.

"Untuk rumah warga sebagian ada yang kemasukan air, ketinggiannya bervariatif ada yang selutut (orang dewasa) ada yang sampai pinggang. Seperti yang di sepanjang jalan RT 8 itu ke selatan, samping kali ketinggian sampai pinggang," ujarnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Terpisah, salah satu petani Sujono (58) warga Kecamatan Sukosewu, mengaku benih padi yang baru ditanamnya hanyut akibat disapu banjir.

"Dapat kiriman air dari Gongseng (Bendungan Gongseng), tapi ini masih lumayan agak surut," pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari BPBD Bojonegoro, sejumlah petugas nampak masih melakukan pendataan di lapangan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.