Senin, 15 Jun 2026 14:05 WIB

Bupati Kediri Mas Dhito Kenakan Baju Motif Lidah Api, Ini Asal-usulnya

Mas Dhito saat memakai pakaian khas Kabupaten Kediri yang terinspirasi Situs Adan-adan. (foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat memakai pakaian khas Kabupaten Kediri yang terinspirasi Situs Adan-adan. (foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Motif Lidah Api pada pakaian khas Kabupaten Kediri terinpirasi dari Situs Adan-adan yang baru saja resmi dibuka untuk masyarakat. Percandian yang konon terbesar di Jawa Timur ini berada di Desa Adan-adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sepakat menjadikan Situs Adan-adan sebagai wisata edukasi masyarakat.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Eko Priatno mengaku selama ini banyak masyarakat yang kecewa karena tidak mendapati jejak apapun di situs peninggalan Kerajaan Kadiri.

Karena pihaknya selalu menutup kembali usai ekskavasi yang beberapa kali dilakukan sejak 2016 lalu.

Di Situs Adan-adan, menurut Eko Priatno, ada sejumlah benda bersejarah yang berhasil ditemukan, yakni dwarapala, kepala kala dan makara.

Dalam bangunan candi, dwarapala merupakan patung penjaga gerbang atau pintu. Sedangkan makara berada di sebelah kanan dan kiri pintu. Adapun hiasan makara lebih sering digambarkan bersama kala, sehingga sering disebut Kalamakara.

Makara, di Situs Adan-adan inilah yang menjadi inspirasi motif Lidah Api pada pakaian khas Kabupaten Kediri. Lidah Api itu menurut Eko ada di bagian atas makara.

"Pakaian khas (Kabupaten) Kediri itu salah satu inspirasinya dari makara di Adan-adan. Panjenengan (Anda) bisa melihat di atas itu adalah lidah api yang kemudian diadopsi pada pakaian khas Kediri," kata Eko Priatno, Kamis (24/11/2022)

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Motif Lidah Api pada pakaian khas Kabupaten Kediri itu berada di bagian depan, yang menghiasi bagian leher hingga bawah.

Pakaian khas Kabupaten Kediri berwarna merah maroon itu belum lama ini diluncurkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi ke-1.218 Kabupaten Kediri.

Pakaian khas bernama Wdihan Kadiri untuk pria dan Ken Kadiri untuk perempuan itu bahkan semakin dikenal masyarakat luas di penjuru dunia.

Ini setelah pakaian kebanggaan warga Bumi Panjalu itu dikenakan Gelar Gian Crismeril, seniman tari delegasi Indonesia yang tampil dalam Festival Pasar Senggol Turki 2022.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sehingga pembukaan Situs Adan-adan juga diharapkan menambah inspirasi terkait pola-pola batik dan seni rupa dari para seniman di Kabupaten Kediri, sekaligus menjadi pemberdayaan masyarakat desa.

Foto : Makara di Situs Adan-adan yang jadi motif pakaian khas Kabupaten Kediri. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com). Foto : Mas Dhito saat kenakan pakaian khas Kabupaten Kediri. (Foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

 

(ADV)

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.