Minggu, 21 Jun 2026 08:07 WIB

Pemprov Jatim Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Cianjur

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (foto: dok jatimnow.com)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (foto: dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban, baik yang meninggal maupun luka-luka akibat gempa magnitudo 5.6 di Cianjur, Jawa Barat.

“Dari hati yang terdalam, kami atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun masyarakat Jatim menyampaikan duka cita dan turut belasung kawa kepada korban, saudara kita yang tertimpa musibah gempa bumi di Cianjur,” katanya, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Khofifah mengatakan bahwa gempa bumi mengakibatkan banyak kerusakan dan kerugian materiil, maupun non material yang gidak sedikit. Gempa tersebut hingga dirasakan warga DKI Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Gubernur Khofifah juga mengajak masyarakat Jatim untuk ikut mendoakan korban gempa bumi di Cianjur.

“Mari doakan saudara kita yang tertimpa musibah ini, terutama yang meninggal agar diterima seluruh amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Sedangkan, untuk keluarga para korban semoga diberi ketabahan atas musibah ini, dan yang sedang dirawat semoga lekas sembuh,” imbuh Khofifah.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga mengimbau masyarakat Jatim untuk selalu waspada terhadap cuaca eistrim yang sering terjadi tidak menentu.

Selain itu, Khofifah juga meminta kepada masyarakat agar tanggap dan mengantisipasi jika terjadi curah hujan tinggi yang disertai angin kencang. Bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai untuk juga mengantisipasi apabila timbul gelombang tinggi.

“Bagi masyarakat yang berada di area pegunungan maupun perbukitan untuk waspada, dan juga bisa mengantisipasi jika terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi dan lama. Waspada apabila ada potensi longsor,” katanya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Khofifah menegaskan, semua pihak diminta untuk membangun kewaspadaan, melakukan mitigasi dan antisipasi bencana guna meminimalisir risiko.

“Dari gempa Cianjur ini kita diingatkan untuk senantiasa melakukan mitigasi bencana secara kontinyu. Melakukan koordinasi dan konsolidasi antar banyak sektor agar setiap kerawananan bencana bisa diantisipasi sedini mungkin,” pungkasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.