Minggu, 07 Jun 2026 17:32 WIB

IPM Surabaya Tertinggi di Jatim, Respons Pemkot Begini

Program padat karya yang digagas Pemkot Surabaya diharapkan bisa memperbaiki IPM kota. (foto: Diskominfo Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Program padat karya yang digagas Pemkot Surabaya diharapkan bisa memperbaiki IPM kota. (foto: Diskominfo Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak merasa bangga meski Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Jawa Timur dengan angka 82,74. Menurutnya, masih banyak persoalan di Surabaya yang harus segera diselesaikan.

“Sebenarnya IPM itu penilaian. Buat saya, masih harus diperbaiki lebih baik lagi. Karena IPM juga dilihat dari lamanya satu orang menempuh jalur pendidikan,” kata Eri, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Eri menyadari, meski IPM Surabaya tertinggi di Jatim, masih ada persoalan dalam dunia pendidikan. Ia mencontohkan, adanya pelajar SMA sederajat yang terkendala biaya sekolah.

“Sampai hari ini, adik-adik kita, anak-anak kita yang SMA, masih ada yang tidak bisa ikut ujian karena tidak bisa bayar SPP. SMP juga ada yang belum bisa ambil ijazahnya. Ini yang harus kita kebut (tuntaskan),” ujar dia.

Ke depan, Eri berkomitmen, persoalan pendidikan ini dapat diselesaikan. Dengan demikian, ia berharap IPM Surabaya lebih tinggi dari 82,74. Untuk hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun membutuhkan keterlibatan semua elemen.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

“Di situlah pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Karena ketika semua elemen ini bergerak, maka kita tahu kekurangan-kekurangan dan kelemahan kita,” imbuhnya.

Data yang dirilis BPS Jatim pada 15 November lalu mencatat IPM Kota Surabaya 82,74. Angka ini lebih baik dari tahun 2021 yang tercatat menjadi 82,31. 

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

Nilai IPM tersebut menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia di Kota Surabaya berada pada kelompok status kategori Sangat Tinggi (IPM ≥ 80). 

Berdasar catatan BPS Jatim, variabel IPM bukan semata-mata pendidikan. Tapi dibentuk berdasarkan tiga dimensi dasar yang meliputi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar layak hidup

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.