Minggu, 21 Jun 2026 11:24 WIB

Fakta-fakta Polisi Bongkar Penyekapan Wanita Korban Human Trafficking di Gempol

  • Penulis :
  • | Minggu, 20 Nov 2022 16:06 WIB
Lokasi penyekapan wanita di wilayah Gempol, Pasuruan. (Foto: Dok. jatimnow.com)
Lokasi penyekapan wanita di wilayah Gempol, Pasuruan. (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Polda Jatim berhasil menggerebek ruko di Gempol Pasuruan yang digunakan untuk menyekap 18 wanita pada Jumat malam (18/11/2022) lalu. Belasan wanita korban perdagangan manusia (human trafficking) ini akan dijual ke dunia prostitusi.

Penggerebekan dilakukan Tim Jatanras dan Renakta Ditreskrimum Polda Jatim Kini kepolisian sedang melakukan penyidikan guna mengungkap kasus ini.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Cek Dugaan Prostitusi di Eks Lokalisasi Moroseneng

"Memang benar. Sekarang masih didalami oleh penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum. Setelah didalami, nanti akan kami rilis ke teman-teman media," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Sabtu (19/11/2022).

Berikut beberapa fakta yang dihimpun tim jatimnow.com di lapangan.

Ruko Tempat Penyekapan Perdagangan Manusia Disewa Suami-Istri

Kepala Security kompleks Ruko Gempol 9, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mengatakan jika warkop WP GON yang belakangan diketahui berkedok praktik perdagangan manusia baru beroperasi selama satu bulan ini. Penyewa ruko atau pemilik warkop WP GON itu suami-isteri bernama Galih dan Putri, kedua sekitar berumur 40-an, dan diketahui warga Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Adapun kepala pengelola warkop ini adalah seorang laki-laki bernama Andre.

Tempat Penyekapan 18 Wanita di Gempol Pasuruan Berkedok Warkop

Baca Juga: 14 Warung Kopi di Ponorogo Disegel, Diduga jadi Tempat Prostitusi

Dugaan markas perdagangan orang yang berlokasikan di salah satu ruko di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, ternyata berkedok kafe atau warung kopi. Dari penampakan ruko yang digaris polisi itu, tertulis WP GON. Wanita yang akan diperdagangkan tersebut dipaksa menjadi pramusaji di kafe tersebut, dengan diawasi beberapa pria.

18 Wanita Disekap di Gempol, yang Perawan Dijual Rp700 Ribu

Penyidikan kasus penyekapan 18 wanita di Gempol, Pasuruan, terus berlanjut. Belasan wanita yang akan diperdagangkan ini kabarnya dijual dengan harga bervariasi. Informasi yang dihimpun menyebutkan, untuk yang masih perawan dijual seharga Rp700 ribu.

Baca Juga: Satpol PP Ponorogo Bakal Tutup Warkop Prostitusi di Siman, 35 Persen Wanita Positif HIV

18 Wanita Disekap, Kabarnya untuk Dijual di Prostitusi Tretes

Polisi berhasil menggerebek sebuah gudang di Gempol, Pasuruan, yang digunakan untuk menyekap 18 wanita. Saat ini kasusnya masih ditangani Polda Jatim. Dari informasi yang dihimpun, belasan wanita itu akan dijual untuk prostitusi di wilayah Tretes. Sebagian dari 18 wanita itu ada yang masih anak-anak.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.