Kamis, 18 Jun 2026 23:17 WIB

14 Proyek Strategis Senilai Rp25 M Pemkab Bojonegoro Gagal Dieksekusi

Pendopo Pemkab Bojonegoro yang akan direvitalisasi tahun depan. (foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Pendopo Pemkab Bojonegoro yang akan direvitalisasi tahun depan. (foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Jatimnow.com - Sebanyak 14 paket proyek pengadaan barang dan jasa Pemkab Bojonegoro senilai Rp25 miliar mengalami gagal lelang. Akibatnya, realisasi pengadaan maupun pekerjaan fisik dipastikan mundur.

Beberapa proyek strategis itu seperti program pembangunan pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, beberapa titik trotoar, gedung sekolah dan jembatan maupun proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Kepala bagian pengadaan barang dan jasa Setda Bojonegoro, Siswoyo mengatakan tahun ini Pemkab Bojonegoro diproyeksikan menggarap 335 paket proyek jasa konstruksi dengan total pagu anggaran senilai Rp1,115 triliun.

"Presentase realisasi keseluruhan sudah mencapai 95,82 persen," ujarnya.

Dari total jumlah itu, ia menjelaskan sebanyak 321 paket proyek sudah selesai dikerjakan, pengerjaan tersebut menelan anggaran senilai Rp1,089 triliun.

Sementara sisanya ada 14 paket dengan pagu anggaran Rp25 miliar gagal lelang, sehingga belum bisa dieksekusi tahun ini.

Baca Juga: DJKN Jatim dan BRI Gelar Gebyar Lelang Indonesia, Pamerkan Artefak Meteorit Langka

Beberapa paket yang gagal tender merupakan proyek strategis untuk tahun anggaran 2022 ini.

"14 paket proyek pengerjaan jasa konstruksi yang gagal lelang tahun ini, seperti program pembangunan pendopo Malowopati, trotoar, gedung sekolah dan jembatan maupun proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT)," terangnya.

Dia mengungkapkan penyebab proyek itu gagal lelang dikarenakan waktu pengerjaan yang mempet, anggaran yang kurang. Selain itu, faktor cuaca juga disebut sebagai penyebab gagalnya lelang pengerjaan proyek.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Untuk proyek yang gagal di kerjakan tahun ini dilakukan retender oleh OPD terkait dan akan kembali dikerjakan pada tahun 2023.

"Seperti pengerjaan TPT dibeberapa titik, karena sekarang sudah memasuki musim penghujan jadi tidak memungkinkan untuk dikerjakan," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.