Jumat, 12 Jun 2026 00:51 WIB

Stok Beras Bulog di Posisi Titik Terendah

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi bersama pengurus Perpadi Jatim. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi bersama pengurus Perpadi Jatim. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Per 17 November 2022, stok beras di Bulog sekitar 260 ribu ton atau sekitar 9,9 persen dari ketersedian beras nasional dengan total 6,7 juta ton. Stok tersebut merupakan titik terendah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi ketika menghadiri Musyawarah Daerah Luar Biasa DPD Perpadi Jatim di Singhasari Resort, Kota Batu, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

Menurutnya, stok ini cukup mengkhawatirkan sebab merupakan titik terendah. Pasalnya, biasanya Bulog punya stok 1,2 juta hingga 1,5 juta ton, bahkan pernah 2 juta ton.

"Ini adalah titik terendah, untuk itu saya mengajak para pengusaha beras di Jawa Timur mendukung program menjaga ketahanan pangan demi mengoptimalkan kebutuhan beras hingga 1,2 juta ton," ujarnya.

Untuk itu, Arief mengajak semua pihak mengoptimalkan pengadaan gabah atau beras untuk pemenuhan target 1,2 juta ton di akhir 2022. Salah satunya yaitu memaksimalkan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi).

Disinggung terkait Jawa Timur, Arief merasa optimistis pasalnya Jatim memiliki produksi beras cukup tinggi di Indonesia mencapai 9,6 juta ton.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Mulai Salurkan Jagung SPHP Untuk Peternak Ayam

"Jika dipersentase mencapai 17,4 persen nasional. Jatim itu sudah mandiri maksudnya bisa memproduksi sendiri kemudian untuk digunakan sendiri di satu tempat, bahkan bisa mengirim beras ke 16 provinsi lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Jawa Timur, Hendra Tan mengatakan anggota Perpadi Jatim akan digerakkan untuk membantu kebutuhan stok di Bulog.

"Kami siap mendukung dan siap membantu kritis stok di Bulog, kami akan mencoba menghimpun anggota agar bisa segera membantu mengirim stok semaksimal mungkin," ujarnya.

Baca Juga: Komisi III DPR RI Cek Stok dan Kualitas Beras di Gudang Bulog Candirejo Nganjuk

Setidaknya bisa amendekati target Jawa Timur sebesar 100 ribu ton beras. Tetapi kendalanya yaitu harga gabah yang terus naik sehingga membuat anggota penggilingan kesulitan. Hendra mengambil langkah cukup berani, yakni berani menanggung rugi demi stok terpenuhi.

"Tidak bisa saya pungkiri bahwa anggota di penggilingan padi itu pun merasa kesulitan dengan harga gabah yang tinggi. Saya juga memberi masukan ke teman-teman anggota, ini bukan lagi urusan untung rugi, ini urusan negara. Meski rugi tak masalah," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.