Sabtu, 20 Jun 2026 14:11 WIB

Polisi Hentikan Turnamen Futsal di Ponorogo Buntut Kericuhan Suporter

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi menghentikan turnamen futsal antar sekolah, buntut kericuhan suporter berujung perusakan fasilitas milik SMKN 1 Jenangan Ponorogo.

Turnamen futsal antar sekolah itu digelar oleh SMA Bakti Ponorogo di Gor Singodimedjo kota setempat, dengan mengundang sejumlah sekolah tingkat atas di Ponorogo hingga Madiun.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Event dihentikan sampai menunggu keputusan lebih lanjut. Sampai dinyatakan aman," tegas Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, Kamis (17/11/2022).

Nikolas menyebut bahwa kericuhan pecah sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu (16/11/2022). Kericuhan terjadi diduga dipicu miss komunikasi antara suporter tim futsal SMKN 1 Jenangan Ponorogo dan SMKN 1 Kebonsari Madiun.

Meski suasana sempat memanas, Nikolas mengaku tidak ada siswa yang diamankan, karena kepolisian melakukan upaya preventif. Emosi ratusan suporter itu berhasil bisa diredam.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Saat ini kami masih mengecek dampak dari peristiwa itu, termasuk fasilitas apa saja yang rusak," tambah Nikolas.

Sebelumnya Kepala SMKN 1 Jenangan Ponorogo, Sujono menyebut bahwa berdasarkan video CCTV, perusakan neon box nama sekolahnya diduga dilakukan oknum suporter dari tim futsal SMKN 1 Kebonsari Madiun.

"Oknum perusak masuk ke halaman tapi hanya sampai masjid situ saja, lewat samping. Lalu merusak neon box. Ada kok rekaman CCTVnya. Tapi mereka dibubarkan polisi," beber dia.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Meski begitu, Sujono mengaku kemungkinan tidak akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

"Kepala sekolah sana (SMKN 1 Kebonsari Madiun) sudah telepon saya. Mereka ingin silaturahmi," pungkas Sujono.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.