Rabu, 17 Jun 2026 22:27 WIB

Lakon Semar Bangun Kayangan Semarakkan HUT Kota Batu ke-21

Mantan Kajari Kota Batu, Supriyanto bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (foto: Kominfo Kota Batu for jatimnow.com)
Mantan Kajari Kota Batu, Supriyanto bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (foto: Kominfo Kota Batu for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pagelaran wayang kulit memperingati HUT ke-21 Kota Batu di Balai Kota Among Tani berlangsung meriah, Rabu (16/11/2022) malam. Uniknya mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batu, Supriyanto yang membawakan lakon.

Cerita yang disuguhkan adalah Semar Mbangun Kayangan yang menceritakan Semar mengundang kelima Pandawa untuk menuju Karangkabuyutan dengan membawa tiga pusaka kerajaan untuk membantunya membangun kahyangan.

Baca Juga: Jelang HUT Kota Batu Ke-23, Hotel, Restoran dan Tempat Wisata Beri Diskon

Mendengar hal ini Kresna melarang Pandawa berangkat ke Karang kabuyutan, sehingga terjadilah perdebatan dengan Petruk.

Sama seperti dalang Wayang Kulit profesional lainnya, ia membawakan lakon dengan luar biasa. Bahkan ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk penampilannya.

Mantan Kajari Kota Batu, Supriyanto membawakan lakon Semar Mbangun Kahyangan.Mantan Kajari Kota Batu, Supriyanto membawakan lakon Semar Mbangun Kahyangan.

"Tidak ada persiapan spesial. Saya merasa bernostalgia di Kota Batu bertemu sahabat lama, mitra lama yang selalu men-support Kota Batu menjadi kota sentra budaya," kata pria yang kini menjabat Asisten Bidang Pengawasan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta.

Melalui wayang, Supriyanto ingin menyampaikan pesan moral untuk kemajuan kota. Pasalnya lakon Semar Mbangun Khayangan itu banyak kritik sosial kepada seluruh jajaran yang ada.

"Termasuk mendorong pembangunan moral dalam menjalankan roda pembangunan," imbuh pencetus Batu Kota Wisata Budaya dan Mocopat Idol ini.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah yang hadir mengaku sangat mengapresiasi kemajuan Kota Batu di dunia wisata, sejalan dengan kemajuan seni dan budayanya.

Baca Juga: Awali Kampanye di Ponorogo, Anies Baswedan Nonton Wayang Kulit 

"Ini luar biasa pertanda kemajuan Kota Batu bukan hanya pada wisata buatan, tapi juga kekayaan seni budayanya. Sebab indikator kekayaan seni budaya Kota Batu adalah dipatenkannya salah satu even seni, yakni Macapat Idol oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham," kata Basarah.

Pemberian hak paten ini diberikan saat pagelaran Wayang Kulit peringatan HUT ke-21 Kota Batu yang dilaksanakan di balai kota, setelah Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko bersama 24 desa/lurah membacakan macapat.

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah memberikan bukti hak paten Macapat Idol oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI.Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah memberikan bukti hak paten Macapat Idol oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI.

"Saya sangat bersyukur, karena bisa melaksanakan pagelaran Wayang Kulit memperingati HUT Kota Batu yang sempat tertunda karena keadaan. Saya bangga karena perkembangan seni budaya di Kota Batu berkembang pesat seiring dengan perkembangan pariwisata di Kota Batu," katanya.

Baca Juga: 5 Trending Topik Pekan Ini, Nomor 2 dan 3 Miris! Hati-hati ya Lur

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq berharap ke depan seni budaya tradisi sebagai bagian dari ikon destinasi wisata bisa semakin berkembang.

"Sengaja kita datangkan dalang spesial, yakni mantan Kajari Batu yang merupakan figur luar biasa dengan kreativitas dan semangat melestarikan seni budaya tradisi," katanya.

Sebab menanamkan kecintaan budaya lokal dengan seni tradisi merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah. Apalagi wayang banyak kisah dan cerita yang bisa memberikan pesan moral kehidupan manusia.

"Keteladanan dari dunia pewayangan ini sangat penting untuk membangun karakter dan pilar peradaban bangsa serta perekat kebinekaan. Wayang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga media menyalurkan pemikiran dan keteladan lewat setiap pergelaran atau pementasan," tutupnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.